Di sepanjang jalan Chinatown terdapat banyak gerbang paifang berwarna cerah, lampion, dan restoran masakan Tionghoa. Suasananya yang ramai sangat berbeda dari kawasan Jepang pada umumnya. Ada banyak pilihan jajanan di sepanjang jalan, seperti bakpao daging, pangsit, dan potongan ayam goreng yang semuanya terlihat lezat!!
Meskipun secara keseluruhan nuansa tempat wisatanya cukup kuat, perpaduan berbagai unsur Tionghoa dengan pemandangan jalanan Jepang justru menciptakan suasana eksotis yang sangat menarik~
Semua Ulasan tentang Yokohama Chinatown
- Terbaru
- Dengan Foto
- Paling Disukai
Menampilkan 1–10 dari 28
-
-
Kalau datang ke Yokohama, rasanya memang harus mampir ke Pecinan. Selain jajanan seperti bakpao daging dan dimsum, di sepanjang jalan juga terdapat banyak toko lama yang telah beroperasi selama puluhan tahun, misalnya Edosei yang terkenal dengan bakpao daging andalannya dan Heichinrou yang berdiri sejak 1900. Berjalan-jalan sambil melihat-lihat dan memilih beberapa jajanan yang menarik untuk dicicipi juga menjadi kesenangan kecil dalam perjalanan.
-
-
Sebagai kawasan pecinan terbesar di Asia Timur, Yokohama Chinatown menampilkan suasana eksotis yang sangat khas dan budaya kuliner yang meriah!
Saat berjalan-jalan pada malam hari, gerbang-gerbang megah dan indah seperti Zenrinmon dan Ichibadorimon terlihat semakin mewah di bawah cahaya neon yang gemerlap. Setiap foto yang diambil penuh dengan nuansa oriental yang kental. Di jalan ini terdapat ratusan restoran legendaris dan kedai makanan, mulai dari shengjianbao berkuah dari Wangfujing, bakpao sirip hiu orisinal, hingga xiaolongbao yang lembut dan manisan buah tanghulu. Menikmati makanan sambil berjalan benar-benar sangat memuaskan. Baik untuk mencicipi kuliner autentik maupun menikmati suasana jalanan yang ramai, tempat ini merupakan destinasi yang tidak boleh dilewatkan dalam perjalanan ke Yokohama! -
-
Saat tiba di Pecinan Yokohama, kesan pertama saya adalah--tempat ini benar-benar sangat terasa “Tionghoa”!
Sebagai salah satu dari tiga pecinan utama di Jepang dan pecinan terbesar di negara ini, kawasan ini dipenuhi pengunjung setiap hari libur dan seluruh areanya luar biasa ramai! Gerbang-gerbang berwarna-warni, papan nama yang khas, ditambah aroma masakan Tionghoa yang tercium di sepanjang jalan, langsung membuat saya masuk ke mode “berjalan sambil makan” dan ingin mencicipi semua yang terlihat.
Selain menikmati kuliner, di gang-gang kecil juga tersembunyi cukup banyak toko ramalan dan pembacaan nasib. Saat terus berjalan, tiba-tiba muncul keinginan untuk berpikir, “Bagaimana kalau meramal keberuntungan hari ini?”
-
-
Bebek Peking panggang Mingfu bisa dibilang menjadi hidangan utama di tempat ini. Kulit bebeknya dipanggang hingga cukup harum dan renyah. Saat dibungkus dengan kulit pancake lalu dimakan bersama daun bawang dan saus, rasanya memang enak. Namun, menurut saya hidangan lainnya ada yang enak dan ada yang kurang. Sebagiannya lezat, sementara sebagian lainnya hanya setara masakan Tionghoa biasa.
-
-
Bagaimana mungkin datang ke Yokohama tanpa mengunjungi Yokohama Chinatown! Begitu melewati gerbangnya, suasana Tionghoa yang kental langsung terasa. Di kedua sisi jalan berjajar beragam hidangan Tionghoa, mulai dari xiaolongbao, siomai, bebek Peking hingga makanan penutup dan minuman. Makan sambil berjalan terasa sangat memuaskan. Tempat ini ramai pada siang hari dan menawarkan nuansa berbeda setelah lampu dinyalakan pada malam hari, seolah dalam sekejap tiba di kota lain. Baik bagi pencinta kuliner maupun orang yang suka berfoto, tempat ini sangat layak dimasukkan dalam rencana perjalanan!
-
-
Datang ke Yokohama Chinatown saat Tahun Baru adalah pilihan yang tepat. Suasana Tahun Baru di sini sangat kental dan ada beragam hidangan Tionghoa. Bahkan ayam goreng Taiwan dan teh susu mutiara juga menjadi paket yang populer!
-
-
Sejujurnya, masakan Tionghoa di sini cenderung bercita rasa Jepang dan tidak sekuat di Hong Kong, tetapi tetap cukup khas.
-
-
Suasana perayaannya sangat terasa. Jika datang selama Tahun Baru, ada pertunjukan tarian naga dan barongsai, serta bisa merasakan suasana Tahun Baru yang sangat kental!
-
-
Ya ampun! 😦
Benar-benar penuh sesak, bahkan lebih ramai daripada Temple Street!
Tidak disarankan datang saat akhir pekan! Rasanya tidak kalah ramai dari Asakusa dan Ueno~~ -
































