Saya sangat menyukai tempat untuk menikmati pemandangan laut ini. Saya tidak terlalu tertarik dengan suvenirnya, tetapi ada banyak restoran dan kedai kopi untuk makan dan beristirahat. Sebaiknya datang pada sore hari dan tinggal sampai malam, sehingga bisa merasakan suasana yang berbeda pada siang dan malam hari!
Yokohama Red Brick Warehouse | Ulasan oleh Joanne Tseng
Ulasan Lain oleh Joanne Tseng
-
Kubah Bom Atom (Taman Peringatan Perdamaian)
Kubah Bom Atom dirancang oleh arsitek asal Ceko, Jan Letzel, dan selesai dibangun pada 5 April 1915 sebagai Gedung Pameran Produk Prefektur Hiroshima. Namun, bangunan ini rusak akibat ledakan bom atom karena letaknya sangat dekat dengan hiposentrum, hanya 160 m. Rangka baja yang tersingkap dan dinding luar yang rusak parah dibiarkan dalam kondisi seperti saat terkena ledakan. Seiring waktu, bangunan ini mulai dikenal sebagai Kubah Bom Atom.
Datang ke sini bersama keluarga terasa sangat bermakna secara historis. Sejarah masa lalu yang sebelumnya hanya tertulis di buku dapat dirasakan melalui bangunan-bangunan yang terkena bom atom ini, termasuk bagaimana keadaan saat itu. Saya sungguh merasa perang benar-benar memilukan. Semoga tidak ada lagi perang di dunia!
