Puas Berkuliner dan Berbelanja! 19 Destinasi Pilihan yang Wajib Dikunjungi di Nagoya

Puas Berkuliner dan Berbelanja! 19 Destinasi Pilihan yang Wajib Dikunjungi di Nagoya

Terakhir diperbarui :
Ditulis oleh:  GOOD LUCK TRIP

Nagoya, salah satu dari tiga kota besar di Jepang, memiliki beragam destinasi wisata, mulai dari taman hiburan dan akuarium hingga bangunan bersejarah.
Selain itu, Anda bisa menikmati budaya kuliner khas yang disebut “Nagoya meshi”, seperti miso katsu, tebasaki, dan hitsumabushi.
Di antara beragam pesona Nagoya, berikut pilihan tempat wisata yang wajib dikunjungi, serta rekomendasi kuliner, penginapan, oleh-oleh, dan lainnya.

Seperti Apa Nagoya?

Nagoya merupakan salah satu dari tiga kota besar di Jepang yang terletak di bagian barat Prefektur Aichi. Penduduknya berjumlah sekitar 2,32 juta jiwa.
Kota ini memiliki hubungan erat dengan Tokugawa Ieyasu, Oda Nobunaga, dan Toyotomi Hideyoshi, tiga tokoh besar pada zaman Sengoku. Karena itu, ada banyak bangunan dan destinasi bersejarah, seperti Kastel Nagoya dan Taman Tokugawaen.
Jaringan transportasinya berkembang dengan baik, termasuk jalan tol dan Shinkansen, sehingga mudah dijangkau dari berbagai wilayah Jepang. Keberadaan Bandara Internasional Chubu Centrair juga memudahkan akses dari luar negeri.

Nagoya, salah satu dari tiga kota besar di Jepang, memiliki begitu banyak destinasi wisata yang tak akan habis dijelajahi
Nagoya, salah satu dari tiga kota besar di Jepang, memiliki begitu banyak destinasi wisata yang tak akan habis dijelajahi

Kapan Musim Terbaik untuk Berwisata ke Nagoya?

Nagoya memiliki beragam destinasi wisata, termasuk banyak fasilitas rekreasi dalam ruangan dan fasilitas budaya, sehingga menyenangkan untuk dikunjungi pada musim apa pun.
Jika bingung menentukan waktu kunjungan, pilihlah musim semi atau musim gugur saat cuacanya nyaman untuk berjalan-jalan. Anda juga bisa menikmati bunga sakura pada musim semi dan dedaunan berwarna-warni pada musim gugur.

Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Nagoya

  • Musim semi (Maret–Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
  • Musim panas (Juni–Agustus): Pakaian tipis dan baju lengan pendek
  • Musim gugur (September–November): Jaket ringan dan mantel
  • Musim dingin (Desember–Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket tebal

Bagaimana Cara Menuju Nagoya?

Stasiun Nagoya, stasiun utama kota ini, mudah dijangkau karena dilayani oleh berbagai jalur kereta, termasuk JR, Meitetsu, dan Kintetsu, serta menjadi tempat pemberhentian Shinkansen.
Berikut perkiraan waktu perjalanan dari beberapa kota utama.

Tokyo
Sekitar 1 jam 40 menit dengan Shinkansen
Osaka
Sekitar 1 jam 10 menit dengan kombinasi kereta reguler dan Shinkansen
Fukuoka
Sekitar 1 jam 10 menit dengan pesawat

Nagoya juga dapat dicapai dalam waktu sekitar 1 jam dari Bandara Internasional Chubu yang melayani penerbangan internasional, sehingga mudah dikunjungi wisatawan dari luar negeri.

Transportasi Utama untuk Berwisata di Nagoya

Selain bus dan kereta, Nagoya memiliki jaringan kereta bawah tanah yang memudahkan perjalanan di dalam kota.
Tersedia pula bus wisata yang memungkinkan Anda mengunjungi destinasi-destinasi utama secara efisien.

Pertama Kali ke Nagoya? Kunjungi 19 Destinasi Wisata Ini

Nagoya memiliki berbagai destinasi wisata untuk menikmati wahana, sejarah, alam, pemandangan, seni, serta sains dan teknologi Jepang. Berkunjung berkali-kali pun rasanya tidak akan membosankan.
Berikut pilihan destinasi yang telah kami seleksi dari sekian banyak tempat menarik di kota ini.
Jika ini kunjungan pertama Anda ke Nagoya, mulailah dari tempat-tempat berikut.

1. Kastel Nagoya

Salah satu kompleks kastel terbesar di Jepang ini dibangun pada awal zaman Edo atas perintah Tokugawa Ieyasu, pendiri pemerintahan shogun Tokugawa.
Di puncak menara utama dengan lima lapis atapnya, berkilau sepasang patung shachihoko emas jantan dan betina yang menjadi simbol Nagoya.
Interiornya indah, dihiasi lukisan pada dinding dan sekat karya aliran Kano, kelompok pelukis yang aktif dari zaman Muromachi hingga zaman Edo.
Pada 1634, kompleks ini diperluas dengan pembangunan Jorakuden yang paling megah dan mewah, yang juga menjadi tempat menginap shogun dari Edo saat menuju Kyoto.

Menara utama dengan sepasang shachihoko emas yang berkilau dan Istana Honmaru yang megah dengan lukisan pada dinding serta sekatnya
Menara utama dengan sepasang shachihoko emas yang berkilau dan Istana Honmaru yang megah dengan lukisan pada dinding serta sekatnya

2. Kuil Shinto Atsuta Jingu

Kuil ini diyakini bermula sekitar 1.900 tahun lalu ketika pedang suci Kusanagi disemayamkan di sini. Pedang tersebut merupakan salah satu dari Tiga Pusaka Kekaisaran, yaitu tiga jenis benda berharga yang dalam mitologi Jepang dianugerahkan oleh Dewi Amaterasu.
Pusaka-pusaka ini diwariskan sebagai lambang takhta kaisar.
Kuil ini juga dikenal sangat dihormati para panglima pada zaman Sengoku. Oda Nobunaga, misalnya, datang untuk memohon kemenangan sebelum Pertempuran Okehazama.
Salah satu daya tarik lainnya adalah museum pusaka yang menyimpan banyak benda budaya dan dokumen berharga.

Kuil Shinto yang menyemayamkan pedang suci yang disebut dalam kitab “Kojiki” dan “Nihon Shoki”
Kuil Shinto yang menyemayamkan pedang suci yang disebut dalam kitab “Kojiki” dan “Nihon Shoki”

3. Kuil Buddha Osu Kannon

Kuil ini memiliki kedudukan khusus sebagai salah satu kuil utama aliran Buddha Shingon Chisan, dengan nama resmi “Kitanozan Shinpukuji Hoshoin”.
Bersama Asakusa Kannon di Tokyo dan Tsu Kannon di Mie, kuil ini termasuk dalam “Tiga Kuil Kannon Utama di Jepang”.
Berbagai acara diadakan sepanjang tahun, termasuk parade kapal keberuntungan dan ritual pengusiran setan oleh dewa keberuntungan yang telah berlangsung sejak zaman Muromachi, pada perayaan Setsubun tanggal 3 Februari.
Setiap tanggal 18 dan 28, hari perayaan rutin kuil, pasar barang antik digelar dan suasananya menjadi semakin ramai.

Lentera raksasa yang digantung di aula utama menjadi pemandangan yang mengesankan
Lentera raksasa yang digantung di aula utama menjadi pemandangan yang mengesankan

4. Akuarium Pelabuhan Nagoya

Akuarium besar ini terdiri dari Gedung Utara, tempat Anda bisa melihat lumba-lumba, beluga, dan orca, serta Gedung Selatan yang memiliki beragam akuarium, termasuk akuarium terumbu karang hidup.
Daya tarik utamanya adalah pertunjukan lumba-lumba dan sesi latihan orca yang terbuka untuk pengunjung. Keduanya berlangsung di kolam terbesar di Jepang, dengan lebar 60 m, panjang 30 m, dan kedalaman maksimum 12 m.

Lumba-lumba dan orca beraksi di kolam terbesar di Jepang
Lumba-lumba dan orca beraksi di kolam terbesar di Jepang

5. LEGOLAND® Japan

Taman hiburan ini mengajak Anda menyelami dunia balok LEGO®.
Kawasannya terbagi menjadi 8 area, termasuk “LEGO® NINJAGO World” yang menampilkan aksi para tokoh LEGO® NINJAGO dan “Adventure” yang bertema perjalanan penuh petualangan.
Ada banyak wahana bermotif balok LEGO®, mulai dari roller coaster yang mendebarkan hingga wahana berbentuk kapal selam untuk menjelajahi dunia bawah laut dengan ikan-ikan sungguhan.

Taman hiburan luas yang menghadirkan beragam pesona balok LEGO®
Taman hiburan luas yang menghadirkan beragam pesona balok LEGO®

6. Museum Peringatan Industri dan Teknologi Toyota

Museum ini memanfaatkan lokasi dan bangunan pabrik percobaan yang didirikan pada 1911 oleh Sakichi Toyoda, pendiri Grup Toyota, untuk penelitian dan pengembangan mesin tenun.
Secara garis besar, museum terbagi menjadi dua bagian: Paviliun Mesin Tekstil yang memperkenalkan mesin-mesin tekstil sebagai cikal bakal Toyota, serta Paviliun Otomotif yang menampilkan perkembangan teknologi mobil.
Tersedia pula toko museum, restoran, kafe, perpustakaan, dan fasilitas lainnya, sehingga seluruh keluarga bisa menikmati waktu seharian di sini.

Pelajari sejarah industri dan perkembangan teknologi di tempat kelahiran Grup Toyota
Pelajari sejarah industri dan perkembangan teknologi di tempat kelahiran Grup Toyota

7. SCMAGLEV and Railway Park

Museum ini memamerkan 39 unit kereta asli, terutama Tokaido Shinkansen, serta kereta jalur reguler dan kereta maglev superkonduktor.
Di area “Symbolic Rolling Stock Exhibit”, area pamer pertama setelah masuk, Anda akan disambut tiga kendaraan yang masing-masing pernah mencatat rekor kecepatan tertinggi dunia pada masanya: lokomotif uap tipe C62, kereta uji Shinkansen seri 955 (300X), dan kereta maglev superkonduktor MLX01-1.
Anda bisa mempelajari sejarah Shinkansen sambil melihat langsung kereta-kereta aslinya.

Kenali teknologi dan sejarah perkeretaapian Jepang melalui pameran Shinkansen, kereta maglev superkonduktor, dan kereta lainnya
Kenali teknologi dan sejarah perkeretaapian Jepang melalui pameran Shinkansen, kereta maglev superkonduktor, dan kereta lainnya

8. Noritake Garden

Inilah tempat berdirinya Noritake, merek peralatan makan bergaya Barat yang mendapat pengakuan tinggi di seluruh dunia.
Noritake Museum di lantai 3 dan 4 Craft Center memamerkan banyak karya bernilai sejarah dan budaya tinggi, termasuk koleksi “Old Noritake”.
Di Craft Center, Anda juga bisa mengamati proses pembuatan badan keramik bone china serta pengerjaan lukisan oleh para perajin.

Tempat kelahiran Noritake, merek peralatan makan bergaya Barat yang mendunia
Tempat kelahiran Noritake, merek peralatan makan bergaya Barat yang mendunia

9. Chubu Electric Power MIRAI TOWER

Menara simbol Nagoya ini dibangun sebagai “Nagoya TV Tower” untuk tujuan wisata dan pemancaran siaran televisi, lalu selesai pada 1954 (tahun ke-29 era Showa).
Perannya sebagai menara pemancar gabungan berakhir ketika siaran televisi beralih dari analog ke digital pada 2011.
Dari dek observasi dalam ruangan “Sky Deck” yang berada 90 meter di atas permukaan tanah, Anda bisa menikmati panorama Nagoya hingga pegunungan di kejauhan.

Nikmati panorama kota dari Sky Deck, atau rasakan pengalaman istimewa menginap di menara simbol Nagoya ini
Nikmati panorama kota dari Sky Deck, atau rasakan pengalaman istimewa menginap di menara simbol Nagoya ini

10. Taman Tsuruma

Taman serbaguna yang menjadi salah satu taman utama Nagoya ini telah merayakan hari jadinya yang ke-110.
Di berbagai sudut taman terdapat monumen dan bangunan bersejarah, seperti menara air mancur yang memadukan pilar marmer bergaya Romawi dengan susunan bebatuan bergaya Jepang, serta panggung musik bergaya Renaisans Italia.
Taman ini terpilih sebagai salah satu dari “100 Tempat Terbaik untuk Menikmati Sakura” dan ramai dikunjungi orang yang ingin melihat bunga sakura pada musim semi.
Pencahayaan pada malam hari juga membuat pemandangannya sangat indah.

Taman serbaguna bersejarah yang dihiasi bunga-bunga musiman
Taman serbaguna bersejarah yang dihiasi bunga-bunga musiman

11. Kebun Binatang dan Kebun Raya Higashiyama Nagoya

Dengan lahan sekitar 600.000 m² yang mencakup kebun binatang, kebun raya, taman hiburan, dan fasilitas lainnya, kawasan ini begitu luas hingga sulit dijelajahi seluruhnya dalam sehari.
Kebun binatangnya memelihara sekitar 450 spesies hewan, termasuk banyak satwa favorit seperti koala yang menjadi simbol tempat ini.
Gorila barat bernama “Shabani” menjadi perbincangan karena dianggap “tampan”.
Jangan lewatkan pula kebun rayanya yang menampilkan beragam tumbuhan dengan memanfaatkan bentang alam asli.

Gorila barat “Shabani” menjadi perbincangan karena dianggap “tampan”
Gorila barat “Shabani” menjadi perbincangan karena dianggap “tampan”

12. Higashiyama Sky Tower

Menara observasi yang berada di kompleks Kebun Binatang dan Kebun Raya Higashiyama ini dibangun pada 1989 untuk memperingati 100 tahun berdirinya pemerintahan Kota Nagoya.
Tingginya 134 m dari permukaan tanah, tetapi karena berdiri di atas bukit setinggi 80 m, puncaknya berada pada ketinggian 214 m di atas permukaan laut. Ruang observasinya terletak 100 m di atas permukaan tanah atau 180 m di atas permukaan laut. Dari sini, Anda bisa melihat panorama kota, termasuk JR Central Towers, Chubu Electric Power MIRAI TOWER (Nagoya TV Tower), dan Vantelin Dome Nagoya (Nagoya Dome). Jika cuaca mendukung, Gunung Ontake dan Pegunungan Suzuka juga terlihat.

Nikmati panorama pusat kota Nagoya dan pegunungan di kejauhan, serta pemandangan malam yang romantis
Nikmati panorama pusat kota Nagoya dan pegunungan di kejauhan, serta pemandangan malam yang romantis

13. Museum Sains Kota Nagoya

Museum sains di pusat kota Nagoya ini terdiri dari tiga gedung: Gedung Ilmu Hayati, Gedung Sains dan Teknologi, serta Gedung Astronomi.
Daya tarik utamanya adalah “Planetarium NTP Planet”, salah satu planetarium terbesar di dunia dengan diameter bagian dalam kubah 35 m, yang juga diakui oleh Guinness World Records.
Teknologi digital mutakhir menghadirkan langit berbintang yang mendekati aslinya, dengan keindahan memukau yang membuat pengunjung menahan napas.

Salah satu planetarium terbesar di dunia dan beragam pameran interaktif yang mengesankan
Salah satu planetarium terbesar di dunia dan beragam pameran interaktif yang mengesankan

14. Taman Tokugawaen

Tokugawaen menawarkan pemandangan dinamis dan beragam dengan memanfaatkan bentang alam yang memiliki perbedaan ketinggian cukup besar.
Taman ini memiliki banyak unsur yang menyenangkan pengunjung, seperti “Air Terjun Ryumon”, replika air terjun yang dahulu berada di kediaman keluarga Tokugawa Owari di Edo. Debit airnya meningkat setiap 20 menit.
Pastikan juga memotret pemandangan Danau Ryusenko, dengan jembatan batu bergaya Tiongkok dan ikan koi yang berenang anggun.

Taman Jepang dengan jalur mengelilingi kolam yang menawarkan pemandangan beragam
Taman Jepang dengan jalur mengelilingi kolam yang menawarkan pemandangan beragam

15. Museum Seni Tokugawa

Museum seni ini menyimpan dan memamerkan berbagai pusaka yang diwariskan dalam keluarga Tokugawa Owari.
Museum dibuka pada 1935 oleh Tokugawa Yoshichika, kepala keluarga generasi ke-19, dengan tujuan mewariskan budaya daimyo atau penguasa feodal kepada generasi mendatang.
Koleksinya mencakup lebih dari 10.000 perlengkapan daimyo dan karya seni, termasuk barang-barang kesayangan para kepala keluarga Tokugawa Owari beserta istri mereka dari generasi ke generasi.

Beragam mahakarya yang mencerminkan kedudukan dan wibawa keluarga Tokugawa Owari, cabang utama dari tiga keluarga besar Tokugawa
Beragam mahakarya yang mencerminkan kedudukan dan wibawa keluarga Tokugawa Owari, cabang utama dari tiga keluarga besar Tokugawa

16. Taman Meijo

Taman serbaguna ini membentang di lahan luas sekitar 80 ha.
Dengan petak bunga musiman, lapangan rumput, Kolam Ofuke yang menawarkan pemandangan Kastel Nagoya, serta fasilitas olahraga seperti lapangan bisbol, taman ini menjadi tempat bersantai bagi warga Nagoya.
Dari taman bunga iris, Anda dapat melihat menara utama Kastel Nagoya ke arah barat daya, sebuah pemandangan yang sangat fotogenik.

Taman tempat warga bersantai yang membentang di sekitar Kastel Nagoya
Taman tempat warga bersantai yang membentang di sekitar Kastel Nagoya

17. Museum Seni Kota Nagoya

Museum ini mengumpulkan karya dengan empat tema utama: seni lokal, École de Paris, Renaisans Meksiko, dan seni kontemporer.
Pamerannya diganti dua hingga tiga kali setahun, dengan karya-karya yang dipilih dari sekitar 6.800 koleksi sesuai tema pada setiap periode.

Koleksi yang kaya dengan fokus pada karya pelukis lokal. Pameran khususnya pun jangan dilewatkan
Koleksi yang kaya dengan fokus pada karya pelukis lokal. Pameran khususnya pun jangan dilewatkan

18. Nagoya Port Building

Gedung putih setinggi 63 m ini langsung menarik perhatian saat Anda mengunjungi Garden Pier di Pelabuhan Nagoya.
Eksterior uniknya dirancang menyerupai kapal layar putih dan dikenal sebagai salah satu landmark pelabuhan ini.
Di lantai teratas, yaitu lantai 7, terdapat ruang observasi pada ketinggian 53 m dari permukaan tanah. Dari sini, Anda bisa menikmati panorama luas Pelabuhan Nagoya di selatan dan gedung-gedung tinggi di sekitar Stasiun Nagoya di utara.

Simbol Pelabuhan Nagoya yang dilengkapi ruang observasi dan museum
Simbol Pelabuhan Nagoya yang dilengkapi ruang observasi dan museum

19. Kawasan Perbelanjaan Osu

Kawasan perbelanjaan terbesar di Nagoya ini membentang di area yang dikelilingi empat jalan: Wakamiya-dori, Fushimi-dori, Osu-dori, dan Minami Otsu-dori.
Sekitar 1.200 toko dan fasilitas dari berbagai kategori berjejer rapat, mulai dari tempat makan, toko pakaian bekas, dan toko aneka barang hingga toko elektronik, menciptakan suasana yang khas.
Bersama Akihabara di Tokyo dan Nipponbashi di Osaka, Osu termasuk dalam “Tiga Kawasan Elektronik Utama di Jepang”, dengan banyak toko peralatan elektronik rumah tangga dan komputer.

Kawasan perbelanjaan terbesar di Nagoya, tempat toko-toko legendaris berdampingan dengan toko untuk penggemar budaya pop Jepang
Kawasan perbelanjaan terbesar di Nagoya, tempat toko-toko legendaris berdampingan dengan toko untuk penggemar budaya pop Jepang

5 Hal yang Wajib Dilakukan di Nagoya

Berikut lima kegiatan yang sebaiknya Anda masukkan ke dalam rencana wisata di Nagoya.
Dengan menjadikannya panduan, Anda akan lebih mudah menyusun perjalanan sekaligus menikmati pesona Nagoya sepenuhnya.

1. Berjalan-jalan di Kastel Nagoya, Simbol Kota Ini

Saat berwisata ke Nagoya, pastikan Anda mengunjungi Kastel Nagoya yang menjadi simbol kota.
Di antara berbagai daya tariknya, patung “shachihoko emas” di atap menara utama sangat terkenal.
Shachihoko bukanlah orca, meskipun namanya terdengar mirip dalam bahasa Jepang, melainkan makhluk khayalan berkepala naga atau harimau dan bertubuh ikan.
Menurut legenda, makhluk ini melindungi bangunan dari kebakaran dan dipuja sebagai penjaganya.
Beragam lukisan pada dinding dan sekat di dalam Istana Honmaru juga wajib dilihat.

Shachihoko emas yang dipasang di menara utama
Shachihoko emas yang dipasang di menara utama
Lukisan pada dinding dan sekat di dalam Istana Honmaru
Lukisan pada dinding dan sekat di dalam Istana Honmaru

2. Berkunjung ke Atsuta Jingu, Salah Satu Tempat Spiritual Utama di Nagoya

Atsuta Jingu yang sama terkenalnya dengan Kastel Nagoya juga merupakan destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan.
Luas lahannya sekitar 190.000 m², dengan total 45 kuil yang mencakup kuil utama, kuil terpisah, dan kuil-kuil pendamping. Ada pula museum pusaka yang menyimpan benda budaya dan dokumen berharga. Kawasannya kaya akan alam, sehingga berjalan menyusuri jalur menuju kuil saja sudah menenangkan hati.
Di antara beragam omamori atau jimat pelindung di Atsuta Jingu, “Kachimamori” patut diperhatikan.
Paket ini terdiri dari jimat bermotif busana tari istana bugaku dan tali kemenangan yang menyerupai gelang tali, serta dipercaya membawa kemenangan bagi pemiliknya.
Saat berkunjung ke Atsuta Jingu, pastikan Anda membawa pulang Kachimamori.

Nikmati kunjungan dengan santai di kawasan kuil yang kaya akan alam dan sejarah
Nikmati kunjungan dengan santai di kawasan kuil yang kaya akan alam dan sejarah

3. Nikmati Nagoya Meshi dan Tradisi Sarapan “Morning”

Saat berwisata ke Nagoya, jangan lewatkan kuliner lokal yang disebut “Nagoya meshi”.
Berikut lima hidangan khas yang paling mewakilinya.

Tebasaki
Sayap ayam dengan bagian luar renyah dan bagian dalam tetap lembut, bercita rasa kuat berkat saus dan rempah khas Nagoya.
Hitsumabushi
Hidangan belut yang dipanggang dengan saus, diiris kecil-kecil, lalu disajikan di atas nasi.
Miso katsu
Potongan daging babi goreng berbalut tepung roti yang tetap berair, disiram banyak saus miso kental bercita rasa manis dan gurih.
Miso nikomi udon
Hidangan mi bertekstur kenyal padat yang dimasak bersama bahan pelengkap dalam kuah pekat berbahan dasar Hatcho miso.
Kishimen
Hidangan mi lebar dan pipih dengan tekstur licin yang mudah disantap.

Nagoya juga terkenal dengan tradisi “morning”, yaitu sarapan berupa roti panggang, telur rebus, atau makanan lainnya yang menyertai pesanan satu minuman.
Salah satu ciri khasnya adalah banyak kedai menyajikan “ogura toast”, roti panggang bermentega dengan pasta kacang merah ogura di atasnya.

Manfaatkan waktu sarapan untuk menikmati tradisi “morning” khas Nagoya
Manfaatkan waktu sarapan untuk menikmati tradisi “morning” khas Nagoya

4. Berbelanja dan Mencicipi Jajanan di Kawasan Perbelanjaan Osu

Jika ingin puas berkuliner sekaligus berbelanja, kunjungilah Kawasan Perbelanjaan Osu, yang terbesar di Nagoya.
Sekitar 1.200 toko dan fasilitas berjajar di kawasan ini, dengan beragam pilihan tempat belanja dan kuliner.
Selain mode dan aneka barang untuk anak muda, tersedia banyak jajanan praktis seperti burger mini dan kue tradisional Jepang.
Kawasan ini juga dikenal sebagai pusat elektronik dan budaya penggemar anime serta manga. Anda bisa menemukan toko dengan koleksi komponen komputer dan berbagai perangkat elektronik yang lengkap, serta tempat-tempat bertema subkultur seperti kafe pelayan berkostum maid dan toko anime.

Tempat untuk menikmati beragam kuliner dan pilihan belanja
Tempat untuk menikmati beragam kuliner dan pilihan belanja

5. Puas Berbelanja di Sakae, Kawasan Komersial Terbesar di Nagoya

Sakae merupakan salah satu kawasan komersial terbesar, bukan hanya di Nagoya, tetapi juga di seluruh Aichi.
Deretan department store dan pusat perbelanjaan besar memenuhi kawasan ini, sementara area perbelanjaan bawah tanah yang terhubung langsung dengan Stasiun Sakae menampung lebih dari 70 toko.
Anda bisa berbelanja berbagai kategori barang, mulai dari merek mewah dan busana fast fashion hingga kebutuhan sehari-hari dan oleh-oleh.
Banyak pula kafe dan restoran bergaya menarik untuk beristirahat, menjadikan Sakae kawasan yang wajib dikunjungi jika ingin berbelanja di Nagoya.

Sakae, kawasan komersial terbesar di Nagoya
Sakae, kawasan komersial terbesar di Nagoya

7 Tempat di Nagoya untuk Menikmati Pengalaman Istimewa

Saat menjelajahi Nagoya yang kaya pesona, jangan hanya mengunjungi destinasi wisata populer. Sempatkan juga mendatangi tempat-tempat yang menawarkan pengalaman istimewa.
Berikut pilihan tempat untuk menikmati pengalaman khas Nagoya.

1. Kuil Shinto Wakeoe

Nama kuil ini tercatat dalam “Engishiki”, kumpulan peraturan yang disusun pada 927. Menurut kisah yang diwariskan, kuil ini juga sangat dihormati oleh para panglima zaman Sengoku, seperti Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu.
Sambil tetap menjaga tradisi dan martabatnya, kawasan kuil tampil semarak dengan sentuhan modern dan menjadi perbincangan di media sosial karena fotogenik.
Ada banyak hal menarik untuk dilihat, seperti lentera warna-warni di depan gerbang torii, hanachozu atau wadah air penyucian dengan bunga-bunga musiman yang mengapung, serta bangunan utama yang dihiasi payung tradisional Jepang beraneka warna.
Goshuin, lembar cap dan kaligrafi sebagai tanda kunjungan ke kuil, juga populer karena warnanya yang beragam. Jangan lupa mendapatkannya saat berkunjung.

Kuil bersejarah dan bergengsi yang ramai dibicarakan berkat goshuin artistik dan spot fotonya
Kuil bersejarah dan bergengsi yang ramai dibicarakan berkat goshuin artistik dan spot fotonya

2. Kawasan Kota Tua Arimatsu

Di sepanjang bekas jalur Tokaido dekat Stasiun Arimatsu, berjajar rumah pedagang kaya dan rumah kota dari zaman Edo.
Pada 1784, sebagian besar desa musnah akibat Kebakaran Besar Tenmei. Setelah itu, bangunan-bangunannya didirikan kembali dengan perlindungan terhadap kebakaran, seperti atap genteng dan dinding pemisah api yang disebut udatsu. Hingga kini, suasana zaman Edo masih terasa.
Di kawasan pelestarian kota tua ini, Kediaman Keluarga Oka, sebuah rumah besar yang diperkirakan dibangun pada akhir zaman Edo, dibuka untuk umum hanya pada Sabtu dan Minggu. Anda bisa melihat kisi-kisi kayu berderet dan dinding namako dengan pola nat plester putih di lantai 1, jendela berkisi rapat mushikomado dan konstruksi berlapis plester di lantai 2, serta bagian bawah teritisan yang bergelombang.

Deretan bangunan bernuansa zaman Edo di sepanjang bekas jalur Tokaido
Deretan bangunan bernuansa zaman Edo di sepanjang bekas jalur Tokaido

3. World Cosplay Summit

Salah satu festival cosplay terbesar di dunia ini diselenggarakan di Kota Nagoya. Sejak pertama diadakan, acara ini telah memiliki sejarah lebih dari 20 tahun, dengan jumlah negara peserta yang terus bertambah setiap tahun.
Festival ini menarik perhatian dunia sebagai acara besar yang dikunjungi lebih dari 200.000 orang setiap tahun.
Selama acara berlangsung, Oasis 21, Hisaya-odori Park, Kawasan Perbelanjaan Osu, dan lokasi lainnya dibuka sebagai area foto dan berjalan-jalan dengan kostum cosplay. Inilah kesempatan langka untuk berinteraksi dengan cosplayer dari berbagai negara.

Salah satu festival cosplay terbesar di dunia, dengan lebih dari 200.000 pengunjung setiap tahun
Salah satu festival cosplay terbesar di dunia, dengan lebih dari 200.000 pengunjung setiap tahun

4. Hisaya-odori Garden Flarie

Taman ini dipenuhi berbagai bunga sepanjang tahun dan menampilkan keindahan berbeda pada setiap musim. Kawasannya terdiri dari 6 taman dengan tema berbeda, termasuk “Harmony Garden” yang menonjolkan mawar warna-warni bersama clematis, tanaman herbal, serta tanaman berdaun dekoratif, dan “Asian Garden” yang mengusung konsep taman resor Asia Tenggara.

Oasis di pusat kota dengan bunga-bunga yang bermekaran
Oasis di pusat kota dengan bunga-bunga yang bermekaran

5. SUNSHINE SAKAE

Gedung di sepanjang Nishiki-dori, salah satu jalan utama Nagoya, ini memiliki ciri khas berupa bianglala yang dipasang di sisi bangunannya.
Bianglala bernama “Sky-Boat” ini berdiameter 40 m dan mencapai titik tertinggi 52 m di atas permukaan tanah.
Kabinnya sepenuhnya transparan, sehingga Anda bisa menikmati panorama landmark Sakae sambil merasa seolah melayang di udara. Pemandangannya sangat indah pada malam hari ketika Chubu Electric Power MIRAI TOWER dan Oasis 21 diterangi lampu.

Gedung multifungsi dengan bianglala ikonis untuk menikmati keindahan kawasan Sakae
Gedung multifungsi dengan bianglala ikonis untuk menikmati keindahan kawasan Sakae

6. Togokusan Fruits Park

Togokusan Fruits Park adalah taman pertanian yang dikelilingi alam asri. Taman ini terletak di kaki Gunung Togoku, di ujung timur laut Kota Nagoya, dan dibuka pada April 1980.
Di 17 kebun buahnya, ditanam buah-buahan yang familier seperti pir, apel, dan anggur. Sementara itu, rumah kaca buah tropis dunia membudidayakan lebih dari 100 jenis tanaman buah tropis dan subtropis, termasuk pisang dan pepaya.
Di dalam rumah kaca, Anda bisa merasakan suasana seolah sedang tersesat di hutan rimba.

17 kebun buah dan lebih dari 100 jenis tanaman buah tropis serta subtropis dalam satu kawasan
17 kebun buah dan lebih dari 100 jenis tanaman buah tropis serta subtropis dalam satu kawasan

7. Kabuki Cafe Nagoyaza (Kawasan Perbelanjaan Endoji)

Kawasan perbelanjaan dengan sejarah panjang ini berjarak sekitar 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Nagoya.
Di lorong perbelanjaan beratap dengan suasana retro era Showa, berjajar sekitar 30 toko, termasuk beberapa toko legendaris yang telah berdiri sejak zaman Meiji.
Tempat makan baru seperti kafe dan bar yang memanfaatkan bangunan lama juga semakin bertambah, sehingga Anda bisa merasakan tren masa kini
sekaligus suasana nostalgia.
Jangan lewatkan pula teater “Kabuki Cafe Nagoyaza”, yang menampilkan pertunjukan “Nagoya Kabuki” setiap Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Hiburan dengan nuansa baru yang lahir dari Kawasan Perbelanjaan Endoji di Nagoya
Hiburan dengan nuansa baru yang lahir dari Kawasan Perbelanjaan Endoji di Nagoya

5 Restoran Pilihan untuk Mencicipi “Nagoya Meshi”

Dari sekian banyak tempat makan di Nagoya, berikut pilihan restoran ternama untuk menikmati “Nagoya meshi”.
Jika bingung menentukan tempat makan siang atau malam, cobalah mengunjungi restoran-restoran berikut.

1. Yabaton Cabang Utama Yabacho

Berdiri sejak 1947, restoran ternama ini menyajikan miso katsu, hidangan khas Nagoya.
Tonkatsu atau daging babi goreng berbalut tepung roti disajikan dengan siraman saus melimpah yang dibuat dari miso kedelai asal Aichi, difermentasi secara alami selama satu setengah tahun.
Daging yang digunakan adalah daging babi berkualitas dari Kyushu selatan, dengan tekstur empuk dan rasa manis alami.
Menu terpopulernya adalah “Waraji Tonkatsu”, dengan ukuran sekitar 22 cm.
Menu lain yang juga populer adalah “Gokujo Rib Teppan Tonkatsu Teishoku”, paket tonkatsu iga premium yang disajikan di atas pelat besi panas, sehingga miso katsu tetap panas hingga suapan terakhir.

Tonkatsu berkualitas disiram banyak saus bertekstur ringan yang dibuat dari miso hasil fermentasi alami
Tonkatsu berkualitas disiram banyak saus bertekstur ringan yang dibuat dari miso hasil fermentasi alami

2. Atsuta Horaiken Cabang Utama

Didirikan pada 1873 di kawasan depan gerbang Atsuta Jingu, restoran ini merupakan tempat lahirnya hitsumabushi, hidangan belut khas Nagoya.
Hitsumabushi adalah belut yang dipanggang dengan saus, diiris kecil-kecil, lalu diletakkan di atas nasi dalam wadah yang disebut ohitsu. Nama ini merupakan merek dagang terdaftar milik Atsuta Horaiken.
Belut segar dipanggang menggunakan arang binchotan hingga kulitnya renyah dan dagingnya lembut mengembang.
Saus rahasia yang diwariskan turun-temurun juga menjadi kunci kelezatannya.

Restoran asal hitsumabushi, hidangan belut khas Nagoya yang bisa dinikmati dengan tiga cara
Restoran asal hitsumabushi, hidangan belut khas Nagoya yang bisa dinikmati dengan tiga cara

3. Sekai no Yamachan Cabang Utama

Menu andalannya adalah “Maboroshi no Tebasaki”, sayap ayam goreng dengan perpaduan “Maboroshi no Kosho”, lada khas dengan rasa pedas dan aroma kuat, serta saus rahasia yang membuat ketagihan.
Cita rasa pedas ladanya cocok dinikmati bersama bir, dan sayap ayam ini begitu cepat habis dari piring, seolah menghilang seperti “maboroshi” atau ilusi.
Rahasia kelezatannya terletak pada proses penggorengan dua kali, yang menghasilkan bagian luar renyah dan daging yang tetap berair.

“Maboroshi no Tebasaki” dengan rasa pedas lada yang menonjol sangat cocok dinikmati bersama bir
“Maboroshi no Tebasaki” dengan rasa pedas lada yang menonjol sangat cocok dinikmati bersama bir

4. Yamamotoya Sohonke Honke

Restoran legendaris ini menyajikan miso nikomi udon, hidangan khas Nagoya berupa mi yang dimasak dalam kuah berbahan dasar miso kedelai.
Restoran ini memadukan Kakukyu Hatcho Miso dari Kota Okazaki, Prefektur Aichi, dengan miso putih.
Campuran tersebut kemudian dipadukan dengan kuah bening berbahan dasar kaldu kombu, ikan bonito, dan jamur shiitake.
Mi dibuat tanpa garam sama sekali dan memiliki tekstur kenyal padat dengan gigitan yang kuat.
Banyak pelanggan menggunakan tutup panci tanah liat sebagai piring kecil agar udon sedikit dingin sebelum disantap. Hidangan ini juga cocok dinikmati bersama nasi, sehingga memesan keduanya sangat direkomendasikan.

Nikmati hidangan khas miso nikomi udon dengan cita rasa kuah miso yang pekat
Nikmati hidangan khas miso nikomi udon dengan cita rasa kuah miso yang pekat

5. Maruha Shokudo Cabang Stasiun JR Nagoya

Maruha Shokudo Cabang Stasiun JR Nagoya terletak di “Nagoya Umaimon-dori Hirokoji-guchi”, di dalam Stasiun JR Nagoya.
Restoran ini termasuk nama yang langsung terlintas ketika membicarakan ebi furai atau udang goreng berbalut tepung roti di Nagoya.
Menu andalannya adalah “Ebi Furai Teishoku”, paket berisi dua udang goreng besar, nasi, lauk kecil, sup miso, dan acar.
Daya tariknya terletak pada perpaduan lapisan tepung roti yang renyah dan daging udang yang kenyal. Nikmati dengan banyak saus tartar.
Selain cocok untuk makan siang, restoran ini memiliki banyak pilihan makanan dan minuman pada malam hari, sehingga mudah dikunjungi pada berbagai waktu.

“Ebi Furai Teishoku” menyajikan udang segar yang didaratkan pada hari yang sama (foto hanya ilustrasi)
“Ebi Furai Teishoku” menyajikan udang segar yang didaratkan pada hari yang sama (foto hanya ilustrasi)

Ingin Berbelanja? Mulailah dari 5 Tempat Belanja Pilihan di Nagoya Ini

Selain destinasi wisata dan tempat makan, Nagoya memiliki banyak pusat perbelanjaan.
Karena itu, jangan lupa menyisihkan waktu belanja dalam rencana perjalanan Anda.
Jika ingin menikmati kegiatan berbelanja, pastikan Anda mengunjungi tempat-tempat berikut.

1. Oasis 21

Taman bertingkat ini memiliki simbol berupa atap kaca besar bernama “Spaceship-Aqua”.
Di dalam kompleks terdapat terminal bus, dan lokasinya terhubung langsung dengan jalur kereta bawah tanah serta Meitetsu, sehingga juga berfungsi sebagai simpul transportasi.
Sekitar 30 tempat makan dan toko mengelilingi “Galaxy Platform”.
Toko promosi produk daerah yang menjual sayuran, makanan olahan, dan sake lokal dari Aichi cocok untuk mencari oleh-oleh. Jangan lupa melihat toko-toko karakter anime dan manga.

Taman kota bertingkat yang juga dikenal karena keindahan arsitekturnya
Taman kota bertingkat yang juga dikenal karena keindahan arsitekturnya

2. JR Central Towers

Kompleks gedung yang terhubung langsung dengan stasiun terminal ini terdiri dari dua menara dengan tinggi lebih dari 200 m.
Di dalamnya terdapat department store JR Nagoya Takashimaya, Nagoya Marriott Associa Hotel, area restoran, perkantoran, dan fasilitas lainnya.
JR Nagoya Takashimaya menempati total 13 lantai, dari lantai bawah tanah 2 hingga lantai 11.
Toko-toko makanan manis terkenal dari seluruh Jepang berkumpul di sini dan sering kali mengundang antrean.

Gedung pencakar langit yang terhubung langsung dengan stasiun, berisi department store, area restoran, hotel, dan fasilitas lainnya
Gedung pencakar langit yang terhubung langsung dengan stasiun, berisi department store, area restoran, hotel, dan fasilitas lainnya

3. Midland Square

Gedung multifungsi ini menjulang di depan Stasiun Nagoya. Dengan tinggi 247 m, bangunan ini merupakan yang tertinggi di wilayah Tokai.
Gedung komersialnya memiliki butik merek internasional pilihan, restoran mewah, dan kafe, serta kompleks bioskop dan galeri untuk mengenal daya tarik mobil Lexus.
Dari dek observasi luar ruangan “Sky Promenade” di lantai 44–46 gedung perkantoran, Anda bisa menikmati panorama Nagoya hampir 360 derajat.

Nikmati panorama kota Nagoya dari dek observasi luar ruangan pada ketinggian 220 m
Nikmati panorama kota Nagoya dari dek observasi luar ruangan pada ketinggian 220 m

4. Matsuzakaya Nagoya

Department store legendaris dengan sejarah lebih dari 400 tahun ini berada di lokasi strategis, sekitar 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Kereta Bawah Tanah Sakae.
Kompleksnya terdiri dari Gedung Utama, Gedung Selatan, dan Gedung Utara, dengan pilihan barang yang beragam, mulai dari merek mewah Jepang dan internasional, kosmetik, serta makanan hingga furnitur dan pakaian anak.
Di Gedung Selatan terdapat toko spesialis besar seperti Hands di lantai bawah tanah 1 dan Yodobashi Camera di lantai 4–6.
Gedung Utara “GENTA” menampung berbagai merek busana untuk pria dewasa, menawarkan pengalaman belanja berkualitas.

Department store legendaris dengan sejarah panjang lebih dari 400 tahun
Department store legendaris dengan sejarah panjang lebih dari 400 tahun

5. Sakaechika

Area perbelanjaan bawah tanah ini terletak tepat di bawah Hirokoji-dori, jalan utama Nagoya, dan terhubung langsung dengan Stasiun Kereta Bawah Tanah Sakae.
Tempat ini juga terhubung melalui jalur bawah tanah dengan pusat-pusat perbelanjaan di sekitarnya, sehingga Anda bisa berpindah tempat dan berbelanja dengan nyaman meskipun hujan.
Sekitar 70 toko menawarkan beragam kategori, seperti busana, aksesori, kuliner, kosmetik, dan aneka barang.
Ada banyak tempat makan, sehingga kawasan ini juga cocok untuk makan siang atau beristirahat.
Di bagian tengah terdapat ruang acara “Crystal Plaza”, yang dikenal warga setempat sebagai tempat bertemu.

Nikmati berbelanja sambil menuju pusat perbelanjaan dan destinasi wisata di Sakae
Nikmati berbelanja sambil menuju pusat perbelanjaan dan destinasi wisata di Sakae

5 Penginapan untuk Menikmati Pengalaman Menginap Khas Nagoya

Nagoya memiliki banyak hotel dan ryokan atau penginapan tradisional Jepang, dengan pilihan yang luas dari penginapan terjangkau hingga hotel mewah.
Berikut pilihan hotel mewah yang menawarkan suasana berbeda dari keseharian.
Semuanya menghadirkan pengalaman menginap khas Nagoya. Jika sedang mencari tempat menginap, pertimbangkan salah satu dari lima hotel berikut.

1. Nagoya Marriott Associa Hotel

Hotel ini berada di dalam JR Central Towers.
Kamar dan restorannya yang berada di lantai 15–52 menawarkan panorama kota Nagoya. Tersedia berbagai tipe kamar, termasuk lantai concierge dan suite untuk pengalaman menginap yang lebih istimewa, serta kamar keluarga untuk 3–4 orang.
Hotel ini juga memiliki 8 restoran & bar dengan beragam pilihan, termasuk masakan Jepang, Tiongkok, Prancis, dan teppanyaki atau masakan yang dimasak di atas pelat besi.
Di restoran Prancis “Mikuni Nagoya” dan sky lounge “Zenith” yang berada pada ketinggian 210 m, Anda bisa menikmati hidangan sambil memandang kota dari lantai tinggi.

Contoh kamar Deluxe Twin
Contoh kamar Deluxe Twin

2. Nagoya Prince Hotel Sky Tower

Hotel ini terhubung langsung dengan Stasiun Sasashima-raibu, satu pemberhentian dari Stasiun Nagoya melalui Jalur Aonami milik Nagoya Rinkai Rapid Transit.
Dengan konsep “kapal yang mengapung di langit”, seluruh kamarnya berada di lantai tinggi, yaitu lantai 32–36, dan menawarkan panorama malam Nagoya.
Melihat kereta yang silih berganti tiba dan berangkat dari Stasiun Nagoya dari ketinggian terasa seperti memandangi diorama.
Di “Sky Dining Tenku” di lantai 31, Anda bisa menikmati hidangan musiman secara prasmanan dalam ruang yang terasa lapang, dengan panorama gedung-gedung tinggi Nagoya dari ketinggian 140 m.

Nikmati pemandangan malam dari hotel di Nagoya
Nikmati pemandangan malam dari hotel di Nagoya

3. Nagoya Tokyu Hotel

Hotel elegan ini menghadirkan interior bernuansa Eropa.
Berbagai kebutuhan menginap dapat dipenuhi, mulai dari kamar standar yang sederhana tetapi sangat nyaman hingga aneka suite yang memadukan gaya Eropa dengan sentuhan modern.
Pilihan restorannya juga beragam, termasuk masakan Prancis, teppanyaki, dan masakan Jepang. Di restoran sepanjang hari “Montmartre” di lantai 1, Anda bisa menikmati hidangan prasmanan dalam cahaya alami yang terang sambil memandang air terjun di luar jendela.

Nikmati pengalaman menginap berkualitas di hotel berkelas dengan keanggunan gaya Eropa
Nikmati pengalaman menginap berkualitas di hotel berkelas dengan keanggunan gaya Eropa

4. ESPACIO Nagoya Castle

Hotel berkonsep museum seni ini berdiri di tepi parit Kastel Nagoya.
Dengan konsep “kastel abad ke-21”, hotel ini menghadirkan ruang yang memadukan sejarah dan tradisi Jepang dengan seni kontemporer.
Sentuhan keterampilan kerajinan tradisional tersebar di kamar-kamarnya, menciptakan ruang indah yang terasa berbeda dari keseharian.
Area restoran di lantai 4 menghadirkan masakan Prancis, Jepang, sushi, tempura, teppanyaki, Tiongkok, dan lainnya yang ditangani koki-koki terkemuka Jepang. Anda dapat menikmati beragam hidangan berbahan lokal musiman.
Fasilitas hotelnya juga lengkap, termasuk area pemandian dengan air panas alami yang jarang ditemukan di dalam Kota Nagoya, serta kolam renang dengan ubin mosaik yang indah.

Ruang istimewa yang berbeda dari keseharian, tempat Anda bisa merasakan sejarah dan tradisi Nagoya
Ruang istimewa yang berbeda dari keseharian, tempat Anda bisa merasakan sejarah dan tradisi Nagoya

5. Nagoya Kanko Hotel

Dibuka pada 1936, hotel ini memiliki sejarah dan tradisi terpanjang di Kota Nagoya.
Dikenal sebagai “wisma tamu kehormatan wilayah Chubu”, hotel ini telah menyambut banyak tamu terhormat dan VIP dari Jepang maupun luar negeri.
Tersedia beragam kamar untuk memenuhi berbagai kebutuhan menginap, mulai dari tipe bisnis yang fungsional hingga tipe keluarga dan mewah.
Hotel ini memiliki total 8 restoran & bar, dengan pilihan masakan Prancis, Tiongkok, Jepang, dan lainnya. Restoran utamanya, “Escoffier”, merupakan restoran ternama yang patut dicoba selama menginap.

Lantai Deluxe untuk menikmati pengalaman menginap berkualitas
Lantai Deluxe untuk menikmati pengalaman menginap berkualitas

5 Oleh-Oleh Populer yang Wajib Dibeli di Nagoya

Jika ingin memilih oleh-oleh sebagai kenangan perjalanan ke Nagoya, produk-produk populer berikut layak dipertimbangkan.
Semuanya mudah dibeli di stasiun utama dan bandara, sehingga Anda bisa mampir untuk memilihnya di akhir perjalanan.
Jika bingung menentukan pilihan, oleh-oleh berikut merupakan pilihan yang bisa diandalkan.

1. “Ogura Toast Langue de Chat” dari Tokaiju

Kue populer yang menjadi salah satu oleh-oleh andalan Nagoya ini telah terjual lebih dari 100 juta keping secara kumulatif.
Keunikannya terletak pada inspirasi dari ogura toast, roti panggang dengan banyak mentega dan pasta kacang merah yang telah memiliki sejarah lebih dari 80 tahun di Nagoya, kota dengan budaya kedai kopi yang kuat.
Cokelat bercita rasa pasta kacang merah ogura dan margarin diapit oleh biskuit tipis langue de chat.
Perpaduan tekstur renyah dan cokelat rasa pasta ogura benar-benar mengingatkan pada ogura toast.

Oleh-oleh andalan Nagoya yang menghadirkan ogura toast dalam bentuk kreasi baru
Oleh-oleh andalan Nagoya yang menghadirkan ogura toast dalam bentuk kreasi baru

2. “Piyorin” dari JR Tokai Food Service Co., Ltd.

Hidangan manis berbentuk anak ayam ini menggunakan telur ayam ras unggulan “Nagoya Cochin”, kebanggaan Prefektur Aichi.
Puding berbahan telur Nagoya Cochin dibungkus krim bavarois beraroma vanila, dilapisi remah bolu lembut, lalu dihias menjadi bentuk anak ayam.
Detail kecil seperti sayap, paruh, dan jengger dibuat satu per satu dengan tangan, sehingga setiap Piyorin memiliki ekspresi berbeda.
“Piyorin Challenge”, tantangan membawa pulang kue anak ayam ini tanpa merusak bentuknya, menjadi perbincangan dan membuat produk ini terus terjual habis setiap hari.

Ikon kuliner baru Nagoya berupa hidangan manis berbentuk anak ayam yang lucu dan lezat
Ikon kuliner baru Nagoya berupa hidangan manis berbentuk anak ayam yang lucu dan lezat

3. “Yukari” dari Bankaku Sohonpo

Camilan senbei ini dibuat menggunakan udang yang dihaluskan, bahan yang dianggap membawa keberuntungan di Jepang.
Menurut kisah yang diwariskan, camilan ini bahkan pernah dipersembahkan kepada Tokugawa Mitsutomo, penguasa wilayah Owari, pada zaman Edo. Sejarah tersebut memberinya kesan istimewa.
Setiap keping menggunakan 7 ekor udang tangkapan alam dan dipanggang dengan telaten melalui metode pemanggangan dua kali khas yang diwariskan sejak zaman Edo.
Proses pengeringan yang dilakukan perlahan kemudian memaksimalkan rasa umami dan kekayaan cita rasanya.

Yukari kemasan isi 12 keping. Tersedia juga kemasan isi 8 keping, 56 keping, dan lainnya
Yukari kemasan isi 12 keping. Tersedia juga kemasan isi 8 keping, 56 keping, dan lainnya

4. “Uiro Bar” dari Osu Uiro

Uiro, kue kukus yang dibuat dari tepung beras dan bahan lainnya, merupakan oleh-oleh khas Nagoya.
“Uiro Bar” menghadirkan desain inovatif pada kue tersebut dan juga digemari generasi muda.
Tampilan dan cara menikmatinya berbeda dari uiro biasa, dengan ciri khas berupa stik seperti es loli.
Penampilannya yang lucu juga mendapat banyak perhatian di media sosial.
Anda bisa langsung menyantapnya tanpa perlu memotong dengan pisau atau menggunakan peralatan makan.

Tampilannya yang menyerupai es loli dinilai “bergaya dan lucu”, sehingga digemari generasi muda
Tampilannya yang menyerupai es loli dinilai “bergaya dan lucu”, sehingga digemari generasi muda

5. “Nagoyan” dari Shikishima Baking Co., Ltd.

Nagoyan, salah satu kue terkenal yang mewakili Nagoya, merupakan produk yang terus laris sejak diluncurkan oleh Shikishima Baking Co., Ltd. pada 1957 (tahun ke-32 era Showa).
Kue panggang ini terbuat dari adonan kasutera atau bolu Jepang, dengan isian pasta kuning telur yang lembut.
Rasa manis ringan dan cita rasanya yang lembut menjadi rahasia mengapa kue ini terus disukai.
Cita rasa sederhana, harga terjangkau, dan porsi yang memuaskan membuatnya memiliki banyak penggemar.

Kue panggang khas Nagoya yang telah dicintai selama lebih dari 60 tahun
Kue panggang khas Nagoya yang telah dicintai selama lebih dari 60 tahun

Rekomendasi Festival dan Acara di Nagoya Menurut Musim

Berbagai acara diselenggarakan di Nagoya sepanjang tahun.
Berikut beberapa festival dan acara utama yang sangat populer serta menampilkan pesona setiap musim.
Jika waktunya bertepatan dengan perjalanan Anda, masukkan ke dalam rencana wisata.

Musim Semi: Festival Musim Semi Kastel Nagoya

Acara tahunan musim semi ini biasanya berlangsung di Kastel Nagoya dari akhir Maret hingga awal Mei.
Sebagai salah satu lokasi sakura utama di Nagoya, kawasan kastel dipenuhi sekitar 900 pohon sakura dari kurang lebih 10 jenis, termasuk somei yoshino dan shidarezakura.
Setelah matahari terbenam, pencahayaan malam menghadirkan perpaduan Kastel Nagoya dan bunga sakura yang tampak memukau.
Selama acara berlangsung, tersedia stan kuliner Nagoya dan berbagai daerah, pertunjukan seni tradisional, acara minum teh, serta beragam kegiatan lainnya.
Pada tahun-tahun tertentu, menara sudut barat daya yang biasanya tertutup untuk umum juga dibuka secara khusus dan menjadi salah satu daya tarik utama.

Festival musim semi untuk menikmati bunga sakura dan beragam acara
Festival musim semi untuk menikmati bunga sakura dan beragam acara

Musim Panas: Festival Pelabuhan Nagoya pada Hari Laut

“Festival Pelabuhan Nagoya pada Hari Laut” merupakan tradisi musim panas Nagoya yang berlangsung sejak 1946.
Festival ini biasanya diadakan pada Senin ketiga bulan Juli di kawasan Garden Pier, Pelabuhan Nagoya.
Programnya beragam, mulai dari penampilan marching band, drum tradisional Jepang taiko, dan konser jazz hingga parade kelompok pemuda maritim serta korps musik, juga tarian massal oleh warga setempat.
Sebagai penutup, pertunjukan kembang api menghiasi langit malam dengan sekitar 3.000 tembakan, termasuk kembang api peringatan dan rangkaian kembang api starmine.
Perpaduan suara dan cahaya yang menggelegar menjadi pemandangan yang tepat untuk menutup festival.

Pertunjukan kembang api yang menjadi penutup acara
Pertunjukan kembang api yang menjadi penutup acara

Musim Gugur: Nagoya Matsuri

Nagoya Matsuri adalah acara musim gugur terbesar di Nagoya yang diselenggarakan setiap tahun sejak 1955. Festival ini berlangsung selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu di pertengahan Oktober.
Daya tarik utamanya adalah arak-arakan megah, termasuk “Parade Pahlawan Daerah” yang menampilkan tiga tokoh besar, Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu, diiringi prajurit berbaju zirah. Ada pula parade kereta hias tradisional “Dashi-zoroe” dan “Kagura-zoroe” yang ditetapkan sebagai warisan budaya kota, serta kendaraan hias bunga yang semarak.
Di lokasi seperti Taman Hisaya-odori dan Oasis 21, Anda bisa menyaksikan pertunjukan seni tradisional daerah dan menemukan banyak stan kuliner Nagoya. Seluruh kota pun terasa dipenuhi suasana festival.

Festival musim gugur untuk merasakan sejarah dan budaya tradisional Nagoya
Festival musim gugur untuk merasakan sejarah dan budaya tradisional Nagoya

Musim Dingin: Nagoya Port Winter Illumination

Acara iluminasi ini berlangsung dari awal Desember hingga 25 Desember.
Lokasinya meliputi taman tepi pelabuhan Garden Pier di Pelabuhan Nagoya (Tsudoi no Hiroba) dan tangga pintu masuk utama Akuarium Pelabuhan Nagoya. Setelah matahari terbenam, pemandangan yang memukau dan fotogenik pun tersaji.
Berbagai instalasi cahaya hadir di lokasi, seperti pohon utama, lorong cahaya, dan air terjun cahaya, serta spot foto berupa dekorasi berbentuk hati.
Daya tarik lainnya adalah Anda bisa menikmatinya sekaligus mengunjungi destinasi populer seperti Akuarium Pelabuhan Nagoya dan taman hiburan Nagoya Port Sea Train Land.

Nikmati iluminasi sambil menjelajahi destinasi wisata populer
Nikmati iluminasi sambil menjelajahi destinasi wisata populer

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berwisata di Nagoya

Berikut lima hal yang perlu diketahui agar Anda bisa menikmati wisata di Nagoya sepenuhnya.
Jadikan panduan agar perjalanan tidak mengecewakan akibat kurang mencari informasi atau persiapan.

1. Jarak Antardestinasi Wisata Ternyata Cukup Jauh

Destinasi wisata Nagoya tersebar di kawasan yang luas, bukan hanya di sekitar Stasiun Sakae dan Fushimi, tetapi juga di sekitar Pelabuhan Nagoya serta bagian utara kota tempat Kastel Nagoya berada. Karena itu, sulit menjelajahi beberapa kawasan hanya dengan berjalan kaki.
Agar perjalanan lancar, periksa pilihan transportasi terlebih dahulu.
Jaringan kereta bawah tanah kota ini berkembang dengan baik. Menggabungkannya dengan bus kota merupakan cara yang disarankan untuk berpindah tempat secara efisien.
Beberapa destinasi, seperti kawasan Pelabuhan Nagoya, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicapai. Pastikan waktu perjalanan turut diperhitungkan dalam jadwal.
Memasukkan terlalu banyak tempat dalam satu hari bisa membuat Anda sibuk berpindah-pindah. Membagi kunjungan berdasarkan kawasan akan membuat perjalanan lebih santai.

Kereta bawah tanah merupakan salah satu sarana transportasi utama di Kota Nagoya
Kereta bawah tanah merupakan salah satu sarana transportasi utama di Kota Nagoya

2. Nagoya Meshi Cenderung Memiliki Rasa yang Kuat

Nagoya meshi seperti miso katsu, miso nikomi udon, tebasaki, dan Taiwan ramen memiliki ciri khas berupa bumbu yang kuat.
Khususnya, hidangan berbahan miso merah memiliki kekayaan rasa dan rasa asin yang khas, sehingga bisa terasa terlalu kuat bagi orang yang terbiasa dengan makanan berbumbu ringan.
Jika baru pertama mencoba, memesan porsi kecil atau berbagi dengan beberapa orang bisa menjadi pilihan yang pas.
Restoran populer sering memiliki menu dengan porsi besar. Melihat foto dan ulasan sebelum memesan dapat membantu Anda menentukan pilihan.
Selain itu, ada hidangan yang sangat pedas seperti Taiwan ramen. Jika bepergian bersama anak, periksa juga apakah hidangannya pedas.
Nagoya meshi memang memiliki karakter rasa yang kuat, tetapi cita rasa yang membuat ketagihan juga menjadi daya tariknya. Nikmatilah sesuai selera Anda.

Nikmati cita rasa pekat khas Nagoya meshi dengan cara yang sesuai untuk Anda
Nikmati cita rasa pekat khas Nagoya meshi dengan cara yang sesuai untuk Anda

3. Tata Letak Stasiun Nagoya Rumit dan Mudah Membuat Tersesat

Stasiun Nagoya adalah terminal besar yang mempertemukan banyak jalur, seperti JR, Meitetsu, Kintetsu, dan kereta bawah tanah kota, dengan sangat banyak gerbang tiket serta pintu keluar.
Stasiun ini terhubung langsung dengan kawasan perbelanjaan bawah tanah yang luas dan memiliki banyak pintu keluar ke permukaan, sehingga sulit menemukan pintu keluar yang paling dekat dengan tujuan.
Hotel dan pusat perbelanjaan sering mencantumkan nomor pintu keluar terdekat. Pastikan Anda memeriksanya sebelum berangkat.
Perpindahan antara JR dan Meitetsu atau Kintetsu juga memerlukan berjalan kaki. Ditambah kepadatan di dalam stasiun, prosesnya bisa memakan waktu.
Agar perpindahan lancar, pelajari rute terlebih dahulu dan susun jadwal dengan waktu cadangan yang cukup.

Cari informasi terlebih dahulu agar tidak tersesat di dalam stasiun yang rumit
Cari informasi terlebih dahulu agar tidak tersesat di dalam stasiun yang rumit

4. Jam Layanan “Morning” Berbeda di Setiap Kedai

Jam layanan “morning”, yang menjadi simbol budaya kedai kopi Nagoya, sangat berbeda antartempat.
Banyak kedai menyediakannya pukul 08.00–11.00, tetapi ada yang sudah melayani sejak pukul 07.00, sementara yang lain baru menerima pesanan mulai pukul 09.00.
Jika ingin menikmatinya saat berwisata, periksa terlebih dahulu jam buka kedai tujuan dan jam layanan morning-nya.
Kedai populer mudah ramai dan terkadang mengundang antrean, sehingga sebaiknya datang dengan waktu yang cukup.
Isi paket morning juga berbeda-beda. Jika sudah memiliki menu yang ingin dicoba, memeriksanya lebih dahulu akan membuat kunjungan lebih memuaskan.

Setelah menentukan kedai untuk menikmati morning, periksa juga jam layanannya
Setelah menentukan kedai untuk menikmati morning, periksa juga jam layanannya

5. LEGOLAND Japan dan Akuarium Pelabuhan Nagoya Lebih Luas daripada yang Dibayangkan

LEGOLAND Japan dan Akuarium Pelabuhan Nagoya memiliki kawasan yang luas, sehingga Anda akan berjalan lebih banyak daripada perkiraan.
Terutama di LEGOLAND, sebagian besar areanya berada di luar ruangan dan mudah terpengaruh cuaca.
Pada hari hujan atau panas, siapkan perlengkapan hujan atau perlindungan dari sinar matahari.
Jika membawa anak, ketahui terlebih dahulu lokasi tempat istirahat dan tempat makan. Memeriksa rute yang mudah dilalui kereta dorong juga akan mengurangi kerepotan.
Selain itu, agar bisa berkeliling secara efisien, penting untuk memeriksa waktu mulai pertunjukan dan wahana.

Menginap di hotel LEGOLAND Japan juga bisa menjadi salah satu pilihan
Menginap di hotel LEGOLAND Japan juga bisa menjadi salah satu pilihan
Akuarium Pelabuhan Nagoya termasuk salah satu akuarium berskala terbesar di Jepang
Akuarium Pelabuhan Nagoya termasuk salah satu akuarium berskala terbesar di Jepang

5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Sekitar Nagoya

Bukan hanya di Nagoya, kawasan sekitarnya pun memiliki banyak destinasi wisata menarik.
Di tempat-tempat berikut, Anda terutama bisa menikmati keindahan pemandangan yang memadukan bangunan bersejarah dan alam secara harmonis.
Ada pula tempat untuk bermain seharian bersama keluarga serta Ghibli Park yang ramai dibicarakan. Pertimbangkan untuk memasukkan destinasi-destinasi berikut ke dalam rencana wisata Anda.

1. Museum Meiji-mura

Museum terbuka yang dibuka pada 1965 (tahun ke-40 era Showa) ini merelokasi, melestarikan, dan memamerkan bangunan bernilai seni serta sejarah, terutama dari zaman Meiji. Anda bisa melihat berbagai warisan budaya dari dekat, termasuk 11 bangunan yang ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting.
Salah satu yang paling populer adalah pintu masuk utama Imperial Hotel, rancangan arsitek terkenal Amerika Serikat, Frank Lloyd Wright. Bangunan yang selesai pada 1923 (tahun ke-12 era Taisho) ini memiliki dekorasi indah berupa pahatan geometris dan terakota berornamen berlubang.
Museum Meiji-mura berada di Kota Inuyama, dekat Nagoya, tetapi layak dikunjungi karena merupakan destinasi wisata populer.

Museum yang mengajak Anda seolah kembali ke zaman Meiji, juga dikenal sebagai lokasi syuting televisi dan film
Museum yang mengajak Anda seolah kembali ke zaman Meiji, juga dikenal sebagai lokasi syuting televisi dan film

2. Kastel Inuyama

Menara utamanya merupakan satu dari hanya lima menara kastel di seluruh Jepang yang ditetapkan sebagai Pusaka Nasional. Menara ini disebut sebagai yang tertua yang masih berdiri dan dikenal memiliki ciri menara kastel bergaya menara pengawas awal.
Menurut kisah yang diwariskan, kastel ini dibangun pada 1537, pada zaman Muromachi, oleh Oda Nobuyasu, paman Oda Nobunaga.
Berdiri di atas bukit kecil dengan bagian belakang dilindungi Sungai Kiso, kastel ini memiliki pertahanan belakang yang kokoh. Bersama kota di kaki kastel, kawasan ini menjadi pusat penting perdagangan, politik, dan ekonomi.

Salah satu dari lima kastel berstatus Pusaka Nasional, berdiri di atas tebing dengan menara kayu bergaya kuno
Salah satu dari lima kastel berstatus Pusaka Nasional, berdiri di atas tebing dengan menara kayu bergaya kuno

3. Taman Peringatan Expo 2005 Aichi (Moricoro Park)

Taman luas ini dibangun di bekas lokasi Nagakute untuk pameran dunia “Expo 2005 Aichi” yang diselenggarakan pada 2005.
Bangunan yang selama pameran digunakan sebagai wisma tamu kehormatan dan aula resepsi kini menjadi Museum Peringatan Expo 2005 Aichi, dengan lebih dari 300 benda pameran, termasuk sumbangan dari paviliun negara-negara peserta.

Taman dengan alam asri yang membentang di bekas lokasi Expo 2005 Aichi
Taman dengan alam asri yang membentang di bekas lokasi Expo 2005 Aichi

4. Ghibli Park

Ghibli Park adalah taman yang menghadirkan dunia Studio Ghibli, dibangun di dalam Taman Peringatan Expo 2005 Aichi di Kota Nagakute, Prefektur Aichi.
Taman ini dibuka pada November 2022. Dengan pembukaan area baru “Valley of Witches” pada Maret 2024, kini taman terdiri dari total 5 area.
Setiap area menghadirkan bangunan dan atraksi yang muncul dalam karya Ghibli, sehingga pengunjung bisa merasakan pengalaman seolah memasuki dunia film.
Setiap objek pameran dibuat dengan teliti dan setia pada karya aslinya. Daya tariknya adalah Anda bisa berjalan di dalam taman dengan perasaan dan sudut pandang seolah menjadi tokoh utama.

Dunia karya Studio Ghibli terbentang di depan mata
ⓒ Studio Ghibli Dunia karya Studio Ghibli terbentang di depan mata

5. Nabana no Sato

Taman tematik ini memiliki kawasan luas yang dipenuhi bunga-bunga musiman. Setiap musim menawarkan bunga yang sedang mencapai keindahan terbaiknya, seperti tulip dan nemophila pada musim semi serta kosmos pada musim gugur. Pencahayaan malam juga diadakan.
Di rumah kaca besar “Begonia Garden”, Anda bisa menikmati bunga-bunga indah sepanjang tahun. Di dalamnya terdapat sekitar 12.000 tanaman dari ratusan jenis bunga yang dikumpulkan dari berbagai negara, termasuk begonia.
Salah satu yang paling menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir adalah “Nabana no Sato Illumination”, yang diadakan setiap tahun dari musim gugur hingga sekitar musim semi.

Taman tematik luas untuk menikmati bunga dan kuliner
Taman tematik luas untuk menikmati bunga dan kuliner

Pertanyaan Umum Seputar Wisata di Nagoya

Q

Ke mana sebaiknya pergi untuk menikmati Nagoya dalam waktu singkat?

A

Kawasan Stasiun Sakae dan Stasiun Fushimi direkomendasikan karena memiliki pusat keramaian dan banyak destinasi wisata populer.

Q

Bagaimana cara menuju pusat kota Nagoya dari Bandara Internasional Chubu?

A

Dengan kereta ekspres terbatas dari Stasiun Bandara Nagoya, perjalanan ke Stasiun Meitetsu Nagoya memerlukan waktu sekitar 1 jam.

Q

Bagaimana cara menuju Ghibli Park dari pusat kota Nagoya?

A

Dari Stasiun Nagoya, perjalanan memerlukan waktu sekitar 50 menit dengan berganti dari kereta bawah tanah ke kereta maglev.

Penutup

Sebagai salah satu dari tiga kota besar di Jepang, Nagoya memiliki banyak tempat menarik.
Artikel ini memperkenalkan pilihan destinasi wisata, tempat makan, penginapan, dan lainnya yang patut dikunjungi. Jika bingung menentukan tujuan saat berwisata di Nagoya, jadikan artikel ini sebagai panduan.
Selain Nagoya, ada banyak destinasi menarik yang tersebar di Prefektur Aichi. Manfaatkan kesempatan perjalanan Anda untuk menjelajahi tempat-tempat di luar Nagoya dengan mengacu pada artikel berikut.

Hokkaido Tohoku Kanto Chubu Hokuriku Kansai Chugoku Shikoku Kyushu Okinawa