
Panduan Lengkap Wisata Kobe! Dari Destinasi Populer hingga Tempat Tersembunyi, Kuliner hingga Oleh-Oleh
Kota Kobe di Prefektur Hyogo merupakan salah satu destinasi wisata populer di Jepang. Kota ini menawarkan banyak daya tarik, mulai dari pemandangan khas kota pelabuhan, suasana kota bergaya retro, hingga tempat-tempat penuh gaya. Namun, jika baru pertama kali berkunjung, Anda mungkin bingung menentukan tempat yang ingin didatangi. Artikel ini cocok untuk Anda! Mari kenali berbagai daya tarik Kobe agar Anda dapat menyusun rencana perjalanan sesuai selera.
Seperti Apa Kota Kobe?
Kobe adalah ibu kota Prefektur Hyogo dengan jumlah penduduk sekitar 1,5 juta jiwa, menjadikannya kota dengan penduduk terbanyak ketujuh di Jepang. Sejak dahulu, Kobe berkembang sebagai kota pelabuhan sehingga berbagai budaya asing masuk ke kota ini. Hasilnya, Kobe menjadi salah satu dari sedikit kota di Jepang yang menghadirkan nuansa berbagai penjuru dunia. Suasana bercorak internasional ini memikat banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar Jepang.
※Data jumlah penduduk per Oktober 2020.

Kapan Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Kobe?
Waktu yang sangat disarankan untuk mengunjungi Kobe adalah April, saat bunga sakura mekar, hingga Mei yang bercuaca nyaman, serta Oktober hingga November untuk menikmati keindahan dedaunan musim gugur. Juli hingga Agustus terasa sangat panas dan lembap. Pada musim dingin, salju hampir tidak pernah turun, tetapi suhu terkadang bisa berada di bawah 0℃.
※Dalam beberapa tahun terakhir, musim panas cukup sering diwarnai hari-hari yang sangat terik dengan suhu maksimum melebihi 35℃. Karena itu, Anda perlu berhati-hati.
Iklim Kobe Sepanjang Tahun
| - | Jan. | Feb. | Mar. | Apr. | Mei | Jun. | Jul. | Agu. | Sep. | Okt. | Nov. | Des. |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Suhu rata-rata (℃) | 6.1 | 8.8 | 12.3 | 15.3 | 19.7 | 23.7 | 27.5 | 27.8 | 25.1 | 20.6 | 14.5 | 8.9 |
| Kelembapan rata-rata (%) | 63 | 57 | 62 | 60 | 70 | 71 | 76 | 77 | 72 | 65 | 61 | 64 |
| Curah hujan rata-rata (mm) | 26.5 | 25 | 28.5 | 71 | 66 | 33.5 | 60.5 | 98 | 39 | 29.5 | 47.5 | 16 |
※Sumber: Badan Meteorologi Jepang (2024)
Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Kobe
Musim semi (Maret–Mei): Jaket ringan, sweter tipis
Musim panas (Juni–Agustus): Pakaian tipis, baju lengan pendek, serta topi dan perlengkapan pelindung matahari lainnya
Musim gugur (September–November): Jaket ringan, sweter tipis
Musim dingin (Desember–Februari): Mantel, sweter tebal
Bagaimana Cara Menuju Kobe?
Kobe mudah dijangkau berkat Stasiun Shin-Kobe yang dilayani Shinkansen, serta berbagai jalur JR dan kereta swasta yang menuju Sannomiya di pusat kota. Perjalanan dari Osaka memakan waktu sekitar 20 menit, sedangkan dari Hiroshima sekitar 1 jam 20 menit. Karena itu, Kobe juga cocok dijadikan tempat menginap untuk menjelajahi Jepang bagian barat.
Tersedia pula banyak layanan bus antarkota menuju Sannomiya dari berbagai wilayah Jepang.
Jika menggunakan pesawat, perjalanan dari Tokyo (Haneda) ke Bandara Kobe memakan waktu sekitar 65 menit.
Transportasi untuk Berwisata di Kobe
Stasiun Sannomiya di pusat Kobe dilayani berbagai jaringan kereta, termasuk JR, Jalur Utama Hanshin, Hankyu Railway, dan Kereta Bawah Tanah Kota Kobe. Banyak wisatawan menjadikannya titik awal untuk berkeliling.
Banyak tempat wisata berada di dekat Stasiun Sannomiya sehingga dapat dijelajahi dengan berjalan kaki. Misalnya, berjalan sekitar 20 menit ke arah laut akan membawa Anda ke Kobe Port Tower, ikon Pelabuhan Kobe. Sementara itu, berjalan sekitar 10 menit ke arah pegunungan akan membawa Anda ke kawasan Kitano yang kental dengan nuansa asing.
Namun, karena banyak jalan menanjak dan menurun, manfaatkan taksi, kereta, atau bus agar perjalanan lebih efisien.
9 Destinasi yang Wajib Dikunjungi di Kobe
Salah satu ciri geografis Kobe adalah letak pegunungan dan lautnya yang berdekatan. Karena itu, Anda dapat menikmati rekreasi di pegunungan sekaligus di tepi laut. Berikut ini adalah 8 destinasi rekomendasi yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Kobe.
1. Nankinmachi (Pecinan)
Nankinmachi di Kobe termasuk dalam tiga pecinan utama Jepang, bersama pecinan di Yokohama dan Nagasaki. Kawasan ini dipenuhi beragam toko, termasuk lebih dari 100 restoran Tionghoa, restoran Jepang dan Barat, toko bahan makanan, serta toko aneka barang. Sambil menikmati suasana jalanan yang ramai, cobalah berkeliling mencicipi hidangan Tionghoa autentik seperti bakpao isi daging babi, sirip hiu, xiaolongbao panggang, dan bebek Peking.

2. Kawasan Bekas Permukiman Asing Kobe
Pelabuhan Kobe dibuka pada 1868 dan menjadi pusat perdagangan dengan negara-negara asing. Di Motomachi, kawasan yang saat itu ditetapkan sebagai tempat tinggal warga asing, berdiri deretan bangunan megah berarsitektur modern bergaya Barat. Di sini, Anda dapat merasakan suasana Eropa Barat tanpa meninggalkan Jepang. Bangunan bersejarah bernilai budaya tinggi, butik merek mewah, dan toko-toko asing yang khas tersebar di kawasan ini, begitu pula berbagai kafe dan toko aneka barang. Pada malam hari, pencahayaan membuat wajah kawasan ini semakin indah. Letaknya yang dekat laut turut menciptakan suasana romantis.

3. Jembatan Akashi Kaikyo
Jembatan Akashi Kaikyo menghubungkan Kota Kobe di Prefektur Hyogo dengan Pulau Awaji. Panjang keseluruhannya mencapai 3.911 m, dengan jarak antara kedua menara utama sepanjang 1.991 m. Karena bentang tersebut, jembatan ini juga dikenal sebagai jembatan gantung terpanjang di dunia. Menara utama yang menopang kabel penggantung jembatan ini bahkan memiliki tinggi sekitar 300 m!
Pada malam hari, jembatan diterangi cahaya yang indah dan menghadirkan pemandangan romantis.
Selain menikmati pemandangannya atau menyeberanginya, Anda juga bisa naik ke menara utama Jembatan Akashi Kaikyo. Jika tertarik, jangan lewatkan informasinya!

4. Kuil Shinto Ikuta
Kuil Shinto dengan sejarah lebih dari 1.800 tahun ini berada dekat pusat Kota Kobe. Dikenal sebagai salah satu tempat yang diyakini memiliki energi spiritual kuat di Kobe, kuil ini terutama terkenal sebagai tempat memohon jodoh. Di Hutan Ikuta di belakang bangunan utama kuil, terdapat ramalan kertas “mizu-mikuji” yang dibaca dengan bantuan air dan konon terkenal akurat. Lokasinya mudah dijangkau, sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Sannomiya maupun Stasiun Motomachi yang menjadi titik awal wisata di Kobe. Selain warga setempat, banyak wisatawan juga berkunjung ke sini.

5. Kobe Harborland
Kobe Harborland adalah kawasan tepi laut seluas sekitar 18,5 hektare yang dipenuhi sejumlah kompleks besar dengan beragam fasilitas. Selain cocok untuk berbelanja, kawasan wisata populer ini juga menawarkan suasana megah dengan sentuhan budaya asing. Berbagai fasilitas rekreasi, seperti Kobe Anpanman Children's Museum & Mall yang populer di kalangan anak-anak dan Bianglala Mosaic, menghadirkan begitu banyak pilihan hiburan!

6. Kitano Ijinkan
Kawasan Kobe Kitano Ijinkan berkembang sebagai permukiman warga asing saat Pelabuhan Kobe dibuka pada 1868. Sekitar 30 bangunan bergaya Barat masih mempertahankan wujudnya dari masa itu, dan 16 di antaranya membuka bagian dalamnya untuk umum. Ada banyak kegiatan yang dapat dicoba, mulai dari duduk di Kursi Saturnus di Yamate Hachibankan, meracik parfum unik milik sendiri di Kaori no Ie Orandakan, hingga mengambil foto dengan ilusi unik di Kobe Trick Art Fushigi na Ryojikan.

7. Kobe Nunobiki Herb Gardens / Kereta Gantung
Salah satu taman herba terbesar di Jepang ini dipenuhi aroma segar dan warna-warni sepanjang tahun. Areanya yang luas memiliki 12 taman, termasuk taman mawar dan lavender, dengan berbagai sudut menarik untuk berfoto. Restoran dan kafenya menawarkan beragam menu berbahan herba musiman dan bunga yang dapat dimakan. Jangan lewatkan pula Museum Aroma, tempat Anda dapat mencoba mencium berbagai aroma minyak esensial alami. Untuk mencapai Kobe Nunobiki Herb Gardens, Anda perlu menaiki kereta gantung selama sekitar 10 menit. Dari gondola, pemandangan Kota Kobe dan laut yang terbentang di bawah terasa begitu indah, seolah berada dalam mimpi.

8. Gunung Rokko
Gunung Rokko memiliki ketinggian 931 m dan merupakan puncak utama Pegunungan Rokko. Kereta kabel memudahkan akses menuju kawasan atas gunung. Di sini tersebar berbagai fasilitas, mulai dari tempat untuk beraktivitas fisik hingga tempat menikmati pemandangan malam yang romantis. Ada pula Museum Kotak Musik Rokko dengan alunan nada yang menenangkan, serta Kebun Botani Alpin Rokko yang memamerkan tanaman pegunungan tinggi dan daerah dingin dari berbagai belahan dunia. Beragam kegiatan dapat dinikmati di tengah alam yang luas.

9. Kobe Anpanman Children's Museum & Mall
Tempat ini mewujudkan impian anak-anak yang ingin bertemu Anpanman. Fasilitasnya terdiri dari museum di lantai 2 yang memerlukan tiket masuk dan pusat perbelanjaan di lantai 1 yang dapat dimasuki secara gratis.
Selain merasakan dunia yang familier dari buku cerita bergambar dan animasinya melalui wahana seperti Pan Kojo no Oka atau Bukit Pabrik Roti dan kendaraan Anpanman-go, ada banyak daya tarik lainnya. Di antaranya adalah Teater Takashi Yanase yang menampilkan pertunjukan Anpanman dan teman-temannya, serta Baikin Himitsu Kichi atau Markas Rahasia Baikin yang dipenuhi berbagai mesin buatan Baikinman!

3 Pengalaman yang Wajib Dicoba di Kobe
Saat berwisata ke Kobe, cobalah pengalaman istimewa di luar keseharian yang hanya bisa Anda nikmati di sini. Berikut adalah 3 pengalaman yang banyak disukai wisatawan.
1. Kikuseidai di Gunung Maya: Menikmati Pemandangan Malam
Kobe terkenal akan keindahan pemandangan malamnya hingga disebut sebagai salah satu dari tiga pemandangan malam terbaik di Jepang, bersama Hakodate dan Nagasaki.
Ada beberapa tempat untuk menikmati pemandangan malam yang indah di Kobe, tetapi yang paling direkomendasikan adalah Gunung Maya dengan ketinggian 702 m. Pemandangan malam dari pelataran observasi Kikuseidai sangatlah indah.

2. ROKKO Forest Sound Museum: Merakit Kotak Musik dan Membuat Alat Musik
Museum bertema bunyi ini terletak di kawasan atas Gunung Rokko. Dalam program populernya, “Konser Tanpa Pemusik”, Anda dapat menikmati alat musik yang memainkan lagu secara otomatis sesuai tema setiap musim.
Studio pembuatannya menawarkan kegiatan merakit kotak musik serta membuat alat musik seperti kastanyet dan kalimba. Staf ahli akan memberikan arahan dan bantuan dengan saksama sehingga pemula pun dapat mengikuti kegiatan dengan tenang.

3. Jembatan Akashi Kaikyo: Tur ke Puncak Menara
Tur ke puncak menara Jembatan Akashi Kaikyo membawa peserta melewati jalur pemeliharaan yang biasanya tertutup untuk umum, lalu naik ke menara utama setinggi 300 m. Nikmati sensasi mendebarkan dan panorama luar biasa dari menara setinggi 300 m yang membuat Anda serasa melayang!

Baca Laporan Pengalaman Tur ke Puncak Menara Jembatan Akashi Kaikyo di Sini!
6 Tempat Makan Populer di Kobe
Kobe, kota yang kental dengan pengaruh budaya asing, juga memiliki banyak kuliner lezat. Nikmatilah cita rasa khas Kobe, mulai dari daging sapi Kobe berkualitas tinggi, makanan kesayangan warga setempat yang telah bertahan lama, hingga aneka hidangan manis autentik.
Berikut adalah 6 tempat makan yang sangat populer di Kobe!
1. Aburi Niku Kobo Wakko Cabang Kitanozaka
Wakko Cabang Kitanozaka berada di pintu masuk kawasan Kitano yang kental dengan nuansa asing. Restoran yang telah lama berdiri ini memadukan suasana Eropa dan Amerika dengan pelayanan penuh perhatian khas Jepang, sambil menyajikan teppanyaki daging sapi Kobe yang dimasak di atas pelat besi.
Di antara daging sapi Tajima yang kerap disebut sebagai karya seni dalam bentuk daging, restoran ini menyeleksi lebih lanjut daging terbaik yang memenuhi sebutan “daging sapi Kobe”. Cobalah steik yang dimasak perlahan dengan teknik khas, seolah dipanggang lembut di atas pelat besi.

2. Higaki
Hakozushi adalah sushi berbentuk persegi asal Osaka yang dibuat dengan menyusun nasi sushi dan bahan seperti ikan kakap, udang, serta belut laut anago di dalam kotak kayu. Hidangan ini merupakan sajian tradisional Kansai untuk menjamu tamu. Higaki, yang terletak di tengah deretan restoran Tionghoa di Nankinmachi, Kobe, terkenal akan hakozushi anago-nya. Rasanya istimewa berkat penggunaan anago berukuran besar dan berdaging tebal yang disebut “Densuke”, hasil tangkapan dari Laut Pedalaman Seto.

3. Roshoki
Roshoki dibuka pada 1915 sebagai toko khusus bakpao isi daging babi. Jumlah bakpao yang terjual setiap hari bahkan mencapai 13.000 buah. Hingga kini, toko ini tetap populer dan kerap dipadati antrean panjang. Perpaduan pas antara kulit bakpao dengan resep keluarga turun-temurun dan daging babinya disukai banyak orang.

4. Yoshoku DINING QUATTRO
Restoran populer di kota pelabuhan Kobe ini menyajikan yoshoku, yaitu hidangan Barat yang telah diadaptasi di Jepang. Anda dapat menikmati menu klasik seperti steik hamburger, udang goreng tepung, dan kroket. Menu yang sangat populer adalah Kroket Quattro. Di balik lapisan luarnya yang renyah terdapat isian kentang dan urat sapi, dengan porsi yang mengenyangkan.

5. Teppan Bar clap
Bar ini menyajikan okonomiyaki, panekuk gurih ala Jepang, serta hidangan Spanyol. Tempatnya kecil, dengan sekitar 10 kursi konter dan satu meja di bagian belakang. Musik Latin menciptakan suasana ceria, dan Anda pun bisa datang sendiri dengan santai.
Menu yang direkomendasikan adalah okonomiyaki “Butatama”, yang menggunakan daging babi dan telur. Bentuknya bulat rapi dengan ketebalan mencapai 5 cm.

6. Patisserie Mont Plus
Di antara banyaknya toko hidangan manis di Kobe, Patisserie Mont Plus dikenal sebagai salah satu yang memiliki reputasi tinggi. Toko ini terutama menjual kue Prancis kesukaan sang chef serta kue-kue yang mendapat pengaruh Prancis. Tersedia pula area makan di tempat, sehingga Anda dapat menikmati hidangan manis lezat dalam ruangan nyaman dengan dekorasi interior yang dipilih secara saksama.

5 Tempat Belanja Rekomendasi di Kobe
Kobe dikenal sebagai salah satu pusat lahirnya tren mode Jepang. Ada banyak tempat belanja menarik, mulai dari toko yang menawarkan barang-barang terkini hingga toko lama dengan sejarah panjang. Berikut adalah 5 pusat perbelanjaan dan kawasan pertokoan yang paling direkomendasikan.
1. Kobe-Sanda Premium Outlets
Kobe-Sanda Premium Outlets merupakan salah satu pusat perbelanjaan outlet terbesar di Jepang bagian barat. Desainnya terinspirasi oleh Pasadena, kawasan permukiman mewah di pinggiran Los Angeles. Sekitar 210 toko berjejer di sini, mulai dari merek terkenal, butik multimerek populer, toko interior, perlengkapan olahraga, dan aneka barang, hingga tempat makan.

2. Kawasan Pertokoan Kobe Motomachi
Kawasan pertokoan beratap ini membentang sekitar 1,2 km dan memiliki sekitar 300 toko. Kawasannya mencakup Ichibangai, 3-chome, 4-chome, 5-chome, dan 6-chome. Suasananya ramai dengan beragam toko, mulai dari toko lama hingga toko baru yang menjual pakaian, aneka barang, serta makanan dan minuman. Berbagai acara juga digelar sepanjang tahun.

3. Daimaru Kobe
Daimaru Kobe adalah toserba yang berdiri di Kawasan Bekas Permukiman Asing Kobe, dengan suasana kota bergaya retro yang tenang. Selain merek mewah dari dalam dan luar Jepang, terdapat pula butik multimerek populer yang menyasar kalangan muda sehingga tempat ini disukai berbagai kelompok usia. Selain gedung utama, Daimaru juga memiliki sejumlah butik di sekitarnya. Salah satunya adalah Kyukyoryuchi 38-bankan, bangunan megah yang terkenal sebagai salah satu bangunan bersejarah utama di kawasan bekas permukiman asing.

4. Sannomiya Center Gai
Sannomiya Center Gai berada di kawasan pertemuan jaringan transportasi Kobe dan berperan sebagai pusat aktivitas kota. Kawasan pertokoan beratap yang besar ini membentang kurang lebih dari timur ke barat, menghubungkan Flower Road dengan Koikawasuji. Di dalamnya berjejer berbagai toko yang menawarkan mode, perlengkapan interior, aneka barang, hingga kuliner.

5. Kobe Harborland umie
Kobe Harborland merupakan salah satu destinasi wisata tepi laut utama di Kobe. Di kawasan inilah terdapat pusat perbelanjaan besar bernama Kobe Harborland umie. Kompleksnya terdiri dari tiga gedung dengan sekitar 230 toko, termasuk toko mode, aneka barang, dan tempat makan. Lokasinya yang terbuka di tepi laut cocok untuk berbelanja, bersantap, atau berjalan-jalan sepanjang hari.

Menginap di Mana di Kobe? 7 Pilihan Akomodasi
Sebagai destinasi wisata populer, Kobe memiliki beragam akomodasi, mulai dari hotel mewah dengan layanan istimewa hingga penginapan tamu dengan harga terjangkau. Berikut adalah 7 pilihan akomodasi yang direkomendasikan. Temukan tempat menginap favorit sesuai selera dan anggaran Anda.
Hotel dengan Pemandangan Malam Kobe yang Indah, Hidangan Berkualitas, dan Pelayanan Unggulan
1. Kobe Meriken Park Oriental Hotel
Hotel resor di Dermaga Naka, Pelabuhan Kobe, ini dikelilingi laut pada sudut 270 derajat. Seluruh kamarnya memiliki balkon yang membuat Anda serasa sedang berlayar. Daya tarik lainnya adalah panorama Kota Kobe yang luas dan pemandangan malam yang indah. Pilihan restorannya juga beragam, sehingga Anda dapat menikmati hidangan Jepang, Barat, dan Tionghoa autentik ditemani panorama Kobe yang menawan.

- Alamat
- 5-6 Hatobacho, Chuo-ku, Kota Kobe, Prefektur Hyogo
- Situs Resmi
- Situs Resmi
2. Kobe Portopia Hotel
Hotel ini menyediakan bus antar-jemput gratis dari Sannomiya dan Shin-Kobe, serta mudah dijangkau dari Bandara Kobe. Anda dapat menikmati pemandangan indah khas Port Island, termasuk pesawat yang lepas landas dan mendarat di Bandara Kobe. Tersedia pula berbagai restoran yang menyajikan hidangan autentik dari beragam jenis masakan. Fasilitas lainnya meliputi pusat kebugaran, salon perawatan kecantikan, kolam renang dalam dan luar ruangan, serta toko perhiasan dan aneka barang, sehingga Anda dapat menikmati waktu menginap dengan beragam kegiatan.

3. Kobe Bay Sheraton Hotel & Towers
Terletak di Rokko Island, hotel ini menawarkan pemandangan indah Pelabuhan Kobe dan Gunung Rokko. Hotel mewah ini memadukan kepraktisan ala Barat dengan omotenashi, tradisi keramahan dan pelayanan penuh perhatian khas Jepang. Dalam Michelin Guide, hotel ini telah berulang kali meraih peringkat empat paviliun yang menunjukkan “kenyamanan tingkat tertinggi”. Berendamlah dengan santai di pemandian air panas alami yang bersumber dari dalam area hotel untuk melepas lelah setelah perjalanan.

- Alamat
- 2-13 Koyocho-naka, Higashinada-ku, Kota Kobe, Prefektur Hyogo (Rokko Island)
- Situs Resmi
- Situs Resmi
4. Hotel La Suite Kobe Harborland
Hotel mewah berskala kecil ini memiliki 70 kamar, seluruhnya dilengkapi teras dengan pemandangan laut. Lokasinya yang mudah dijangkau, sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Kobe, juga menjadi daya tarik. Hotel ini memiliki restoran mewah yang cocok untuk merayakan hari istimewa, termasuk restoran Prancis autentik dan restoran teppanyaki.

- Alamat
- 7-2 Hatobacho, Chuo-ku, Kota Kobe, Prefektur Hyogo
- Situs Resmi
- Situs Resmi
Penginapan Tamu dengan Harga Terjangkau dan Kesempatan Mengenal Kehidupan Setempat
5. Guesthouse Kobe Nadeshikoya
Guesthouse Kobe Nadeshikoya, yang dimiliki seorang perempuan, menyediakan fasilitas dan perlengkapan tamu yang lengkap untuk perempuan. Tersedia kamar, pancuran mandi, dan toilet khusus perempuan sehingga tamu perempuan yang baru pertama kali menginap di penginapan tamu pun dapat merasa nyaman.
Selain itu, ada kamar asrama campuran serta fasilitas glamping di atap terbuka. Lokasinya yang hanya 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Motomachi juga menjadi daya tarik.

- Alamat
- 1-2-21 Sakaemachidori, Chuo-ku, Kota Kobe, Prefektur Hyogo
- Situs Resmi
- Situs Resmi
6. Kobe Guesthouse MAYA
Penginapan tamu di dekat Taman Oji ini mengusung konsep “Mulailah perjalanan mengenal keseharian Kobe dari sini.” Penginapan ini mengajak tamu menikmati kehidupan sehari-hari di Kobe, misalnya dengan mengunjungi pemandian umum setelah menjelajahi kawasan pertokoan, museum seni, atau Gunung Maya. Selain kamar asrama, tersedia pula beberapa tipe kamar pribadi.

- Alamat
- 4-4-10 Jonai-dori, Nada-ku, Kota Kobe, Prefektur Hyogo
- Situs Resmi
- Situs Resmi
7. Yume Nomad
Penginapan tamu ini berada di Shinkaichi, kawasan yang masih kental dengan suasana permukiman rakyat tempo dahulu. Lokasinya mudah dijangkau, hanya 10 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Kobe. Bangunan penginapan lama yang direnovasi ini memiliki interior artistik dengan detail menarik di setiap sudut. Dalam jarak berjalan kaki terdapat Kawasan Pertokoan Higashiyama yang menjual beragam bahan makanan. Karena itu, memasak di dapur bersama juga merupakan kegiatan yang direkomendasikan.

- Alamat
- 1-2-2 Shinkaichi, Hyogo-ku, Kota Kobe, Prefektur Hyogo
- Situs Resmi
- Situs Resmi
3 Oleh-Oleh Kobe yang Menyenangkan untuk Diterima
Kobe juga dikenal sebagai kota dengan persaingan ketat di antara toko-toko hidangan manis. Selain menikmatinya langsung, bawalah juga sebagai hadiah untuk keluarga dan teman. Berikut adalah 3 oleh-oleh Kobe pilihan.
1. “Mimi” dari Freundlieb
Freundlieb adalah toko roti yang telah berdiri sejak era Taisho. Produk andalannya, “Mimi”, merupakan pastri berbentuk hati yang menggemaskan dan dibuat dengan banyak mentega. Konon, bentuknya terinspirasi oleh telinga babi yang dianggap membawa keberuntungan di Jerman. Aroma mentega dan teksturnya yang renyah terasa istimewa. Tersedia dalam tiga ukuran: besar, sedang, dan kecil.

2. “Gaufre” dari Kobe Fugetsudo
Gaufre dari Kobe Fugetsudo dikenal sebagai salah satu kue khas Kobe. Dua lapis wafer tipis yang dipanggang mengapit krim dengan rasa seperti vanila, stroberi, dan cokelat. Saat dimakan, Anda dapat menikmati sensasi wafer dan krim yang perlahan meleleh di mulut.

3. “Kobe Pudding” dari Toraku
Kobe Pudding dibuat dari bahan-bahan sederhana berupa telur, produk susu seperti krim segar, dan gula, dengan tambahan likur sitrus. Puding dengan cita rasa lembut dan tekstur halus yang lumer di mulut ini semakin lezat berkat saus karamel khususnya. Produk ini telah meraih penghargaan emas tertinggi di Monde Selection.

7 Festival dan Acara Populer di Kobe
Sepanjang tahun, dari musim semi hingga musim dingin, Kobe dipenuhi berbagai acara dan festival menarik. Anda juga bisa menyusun jadwal perjalanan agar bertepatan dengan acara-acara tersebut. Berikut adalah beberapa acara rekomendasi dari sekian banyak acara di Kobe.
1. Suma Daichakai
Acara minum teh berskala besar ini diadakan setiap musim semi, berpusat di Kuil Buddha Sumadera yang bersejarah, dan terbuka untuk siapa saja. Dikenal sebagai “acara minum teh yang bisa diikuti dengan santai menggunakan pakaian sehari-hari”, acara ini memungkinkan Anda menikmati jamuan tanpa perlu merasa sungkan.

2. Jalan-Jalan Menikmati Sakura Malam di Kebun Binatang Oji
Kebun Binatang Oji juga dikenal sebagai tempat untuk menikmati sakura, dengan sekitar 480 pohon sakura Somei Yoshino yang bermekaran pada musim semi. Saat bunga mencapai masa terbaiknya, pepohonan diterangi pada malam hari dan menghadirkan pemandangan indah yang berbeda dari siang hari. (Satwa tidak dapat dilihat pada malam hari.)

3. Minato HANABI: Lima Hari Mewarnai Kobe
Minato HANABI diselenggarakan sebagai pengganti Festival Kembang Api Laut Minato Kobe yang sebelumnya berlangsung di Pelabuhan Kobe.
Acara kembang api berskala kecil ini dibagi ke dalam lima hari setiap Oktober, sehingga Anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk menyaksikannya.
Pertunjukan yang seolah memenuhi seluruh permukaan laut dengan kembang api, serta efek kembang api yang tampak jatuh ke laut, menghadirkan pemandangan memukau.
Salah satu daya tarik lainnya adalah “kembang api musikal”, yaitu peluncuran kembang api yang diselaraskan dengan musik di Meriken Park, lokasi penonton menikmati pertunjukan.

4. Kobe Jazz Street
Kobe juga dikenal sebagai tempat lahirnya musik jazz di Jepang. Kobe Jazz Street adalah acara jazz yang diadakan setiap Oktober di berbagai lokasi di kota ini. Parade meriah yang menampilkan kelompok marching jazz dan penampil lainnya turut membuat seluruh kota larut dalam suasana jazz. Acara ini disukai banyak orang sebagai salah satu tradisi khas musim gugur di Kobe.

5. Jalan-Jalan Menikmati Dedaunan Musim Gugur di Kebun Botani Hutan Kota Kobe
Kebun Botani Hutan Kota Kobe terletak sekitar 25 menit berkendara dari pusat kota dan menawarkan kesempatan menikmati hamparan alam Gunung Rokko. Mulai sekitar akhir Oktober, kurang lebih 3.000 pohon dari 38 jenis berubah warna, dan acara “Shinrin Momiji Sansaku” atau jalan-jalan menikmati dedaunan musim gugur di hutan pun digelar. Sekitar November, saat warna dedaunan mencapai masa terindahnya, pepohonan juga diterangi pada malam hari.

6. Kobe Luminarie
Kobe Luminarie dimulai pada 1995 sebagai acara untuk meneruskan ingatan tentang Gempa Besar Hanshin-Awaji sekaligus melambangkan harapan Kobe. Setiap tahun, sebuah tema ditetapkan dan desain masing-masing instalasi dibuat berdasarkan tema tersebut. Komponen yang sesuai kemudian disiapkan di Italia, dibawa ke Kobe, dan dirakit oleh perajin Italia bersama staf Jepang.

7. Festival Tahun Baru Imlek Nankinmachi
Festival terbesar di Nankinmachi ini merayakan tahun baru menurut kalender lunar. Pada masa ini, suasana di Tiongkok sangat meriah dengan suara petasan yang menggema serta tarian naga dan barongsai yang tak terpisahkan dari perayaan. Festival ini juga menghadirkan berbagai acara, termasuk “Chugoku Shijin Yuko”, parade para peserta yang mengenakan kostum dan riasan opera Peking untuk memerankan tokoh-tokoh sejarah.

Penutup
Artikel ini telah memperkenalkan berbagai tempat wisata rekomendasi yang patut dikunjungi di Kobe, beserta informasi kuliner, akomodasi, dan oleh-oleh. Ukuran kotanya yang ringkas memudahkan Anda mengunjungi beberapa destinasi dalam satu perjalanan. Datanglah langsung ke tempat-tempat yang menarik perhatian Anda dalam artikel ini.
Setelah menikmati Kota Kobe, Anda juga bisa menyeberangi Jembatan Akashi Kaikyo untuk menjelajahi Pulau Awaji, yang menawarkan banyak kuliner lezat!
Penulis

