
Nikmati Beragam Pesona Hyogo! 19 Destinasi Wisata Pilihan di Hyogo
Prefektur Hyogo memiliki banyak daya tarik, mulai dari kota pelabuhan bernuansa mancanegara, Kastel Himeji yang terdaftar sebagai Warisan Dunia, hingga bentang alam yang mengagumkan.
Tak hanya itu, Anda juga dapat menikmati kawasan pemandian air panas bersejarah serta kuliner lokal lezat berbahan hasil laut segar.
Agar perjalanan Anda di Hyogo terasa memuaskan tanpa ada yang terlewat, berikut pilihan destinasi wisata yang wajib dikunjungi, tempat makan yang direkomendasikan, dan penginapan.
Seperti Apa Hyogo?
Prefektur Hyogo terletak di ujung barat wilayah Kinki, berbatasan dengan Laut Jepang di utara dan Laut Pedalaman Seto di selatan.
Dengan wilayah terluas di Kansai, prefektur ini memiliki destinasi wisata menarik yang tersebar di berbagai daerahnya.
Di antaranya, Kobe, kota pelabuhan bernuansa mancanegara, dan Kota Himeji, yang memiliki Kastel Himeji berstatus Warisan Dunia, menjadi tujuan wisata populer dengan banyak tempat menarik.
Di sisi Laut Jepang, ada pula berbagai destinasi untuk merasakan keajaiban alam, seperti deretan tebing megah di sepanjang pesisir yang disebut Matsugasaki Hyakusogai.
Anda juga bisa menikmati Arima Onsen, salah satu dari tiga pemandian air panas tertua di Jepang, serta kuliner berbahan hasil laut dan hasil pegunungan yang segar.
Kobe mungkin menjadi tempat pertama yang terlintas ketika membayangkan wisata Hyogo, tetapi jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi daerah lainnya juga.

Kapan Musim Terbaik untuk Berwisata ke Hyogo?
Banyaknya tempat menarik membuat Hyogo dapat dinikmati sepanjang tahun.
Pada musim semi, bunga-bunga bermekaran menghadirkan pemandangan yang indah.
Setiap musim menawarkan kesenangan tersendiri, dari dedaunan merah menyala pada musim gugur hingga berendam di pemandian air panas pada musim dingin.
Contoh Pakaian untuk Setiap Musim di Hyogo
- Musim semi (Maret - Mei): Jaket ringan dan sweter tipis
- Musim panas (Juni - Agustus): Pakaian berbahan tipis dan berlengan pendek
- Musim gugur (September - November): Jaket ringan dan mantel
- Musim dingin (Desember - Februari): Mantel, sweter tebal, atau jaket
Bagaimana Cara Menuju Hyogo?
Dengan Shinkansen, perjalanan dari Tokyo memakan waktu 2,5 jam.
Dari Nagoya, waktu tempuhnya hanya 1 jam.
Dari Osaka, Anda dapat menggunakan kereta JR Jalur Sanyo dengan waktu tempuh sekitar 25 menit saja.
Hyogo juga memiliki Bandara Kobe. Penerbangan dari Bandara Haneda di Tokyo memakan waktu sekitar 1 jam, sehingga aksesnya sangat praktis.
Bagi wisatawan dari luar Jepang, akses melalui Bandara Internasional Kansai juga mudah.
Transportasi Utama untuk Berwisata di Hyogo
Karena wilayah Prefektur Hyogo luas, sarana transportasi utamanya berbeda-beda menurut daerah.
Kobe, salah satu tujuan wisata populer, memiliki jaringan kereta yang lengkap. Berbagai destinasi utamanya terkumpul dalam jangkauan perjalanan 30 menit dengan kereta JR maupun berbagai jalur kereta swasta.
Untuk mengunjungi kawasan puncak Gunung Rokko atau Gunung Maya yang juga populer, kereta kabel dan kereta gantung menjadi pilihan yang direkomendasikan karena Anda sekaligus dapat menikmati pemandangan.
Pertama Kali ke Hyogo? Kunjungi 19 Destinasi Wisata Pilihan Ini!
Hyogo memiliki banyak destinasi wisata yang terkenal di seluruh Jepang, sehingga pengunjung yang baru pertama kali datang mungkin bingung harus mulai dari mana.
Untuk membantu Anda, berikut pilihan destinasi yang menampilkan pesona khas Hyogo, mulai dari Kastel Himeji yang termasuk situs pertama di Jepang yang terdaftar sebagai Warisan Dunia, taman dengan bunga musiman dan pemandangan indah, hingga kawasan kota bernuansa mancanegara.
1. Kastel Himeji
Kastel ternama ini juga terdaftar sebagai Warisan Dunia.
Menara utama yang dibangun oleh Ikeda Terumasa pada awal zaman Edo memiliki lima lapis atap, enam lantai di atas tanah, dan satu lantai bawah tanah. Menara ini merupakan yang terbesar di antara menara kastel dari zaman Edo yang masih berdiri.
Kastel ini menggunakan tata pertahanan yang disebut “sogamae”, yaitu parit yang mengelilingi bukan hanya kastel, tetapi juga kota di sekitarnya. Cakupannya begitu luas hingga dapat menampung seluruh kawasan pusat Kota Himeji saat ini.

2. Taman Prefektur Hyogo Awaji Hanasajiki
Awaji Hanasajiki adalah taman seluas sekitar 15 hektare yang membentang di perbukitan bagian utara Pulau Awaji, Prefektur Hyogo.
Tempat ini menawarkan sudut pandang istimewa untuk menikmati sekaligus panorama luas Selat Akashi dan Teluk Osaka serta hamparan bunga musiman yang berwarna-warni.
Pemandangan dari dek observasi di dalam taman sangat mengagumkan.

3. Meriken Park
Meriken Park adalah taman yang dibangun pada 1887 dan menghadap Pelabuhan Kobe.
Di sekitarnya terdapat Kobe Port Tower yang menjadi ikon Kobe, Museum Maritim Kobe dengan pameran seputar kapal, serta hotel mewah Kobe Meriken Park Oriental Hotel.
Bangunan-bangunan berarsitektur khas ini terkenal sebagai bagian dari pemandangan yang mewakili Kobe.

4. Himeji Central Park
Dibuka pada 1984, kompleks rekreasi ini memiliki taman safari dan taman hiburan sebagai daya tarik utamanya.
Akrab dijuluki “Himecen”, tempat ini merupakan salah satu taman rekreasi terkemuka di Kansai.

5. Jembatan Akashi Kaikyo
Jembatan Akashi Kaikyo menghubungkan Pulau Honshu dan Pulau Awaji. Dengan panjang keseluruhan 3.911 m dan jarak antara kedua menara utama sepanjang 1.991 m, jembatan ini dikenal sebagai jembatan gantung terpanjang di dunia. Bersama Jembatan Onaruto, jembatan ini menghubungkan wilayah Kansai hingga Shikoku dan menjadi rute wisata yang populer.

6. Kuil Engyoji di Gunung Shosha
Kuil Buddha aliran Tendai ini berada di Gunung Shosha, setinggi 371 m, yang menjulang di sebelah utara pusat Kota Himeji. Menurut riwayat yang diwariskan, kuil ini didirikan pada 966 oleh pendeta Shoku.
Kuil ini kerap menjadi lokasi pengambilan gambar film dan drama, termasuk film Hollywood “The Last Samurai” yang dirilis pada 2003.

7. Kobe Nunobiki Herb Gardens / Kereta Gantung
Berada di ketinggian sekitar 400 m, salah satu kebun herba terbesar di Jepang ini memiliki sekitar 75.000 tanaman bunga dan herba dari 200 jenis yang mekar bergantian sepanjang musim. Aroma segar dan warna-warni menghiasi kebun ini sepanjang tahun.
Di area yang luas ini terdapat 12 taman, termasuk taman mawar, taman lavender, dan taman empat musim, dengan banyak spot foto yang tersebar di berbagai sudut.

8. Nankinmachi
Nankinmachi di Kobe merupakan salah satu dari tiga pecinan utama Jepang, bersama Pecinan Yokohama dan Pecinan Shinchi di Nagasaki.
Deretan pertokoannya mencakup lebih dari 100 restoran Tionghoa, serta restoran Jepang dan Barat, toko bahan makanan, dan toko aneka barang. Sambil menikmati suasana jalanan yang semarak, Anda dapat berwisata kuliner mencicipi hidangan Tionghoa autentik, seperti bakpao isi babi, sirip hiu, xiaolongbao panggang, dan bebek Peking.

9. Taman Nasional Akashi Kaikyo di Pulau Awaji
Taman Nasional Akashi Kaikyo memiliki dua kawasan, yaitu di Pulau Awaji dan Kota Kobe.
Kawasan Awaji mengusung konsep “ruang rekreasi taman di tepi laut”.
Kawasan ini terbagi menjadi zona panorama yang memanfaatkan lereng hijau, zona pertukaran budaya dengan pemandangan bunga yang indah dan area bermain, serta zona pesisir yang terbuka dan lapang.

10. Kapal Wisata Pusaran Air
Pusaran Air Naruto merupakan fenomena alam yang terbentuk akibat perbedaan ketinggian air saat surut antara Laut Pedalaman Seto dan Selat Kii.
Untuk melihat dari dekat pusaran air yang termasuk terbesar di dunia dan tergolong salah satu dari tiga arus pasang surut utama dunia ini, perjalanan dengan kapal wisata menjadi pilihan yang direkomendasikan.

11. Gunung Rokko
Gunung Rokko, setinggi 931 m, merupakan puncak utama Pegunungan Rokko.
Kawasan atas gunung mudah dicapai dengan kereta kabel. Di sana tersebar berbagai fasilitas, mulai dari tempat untuk beraktivitas fisik hingga tempat menikmati pemandangan malam yang romantis.
Dari Stasiun Rokko Sanjo pada jalur Rokko Cable, tersedia bus yang berkeliling Gunung Rokko sehingga Anda mudah menuju fasilitas yang ingin dikunjungi.

12. Kobe Kitano Ijinkan
Kawasan Kobe Kitano Ijinkan berkembang sebagai permukiman warga asing ketika Pelabuhan Kobe dibuka pada 1868.
Di dataran tinggi yang menghadap laut ini, bangunan bergaya Barat dan Jepang berpadu membentuk lanskap kota yang khas.
Sekitar 30 bangunan bergaya Barat masih mempertahankan wujudnya dari masa itu, dan 16 di antaranya membuka bagian dalam bangunan untuk umum.

13. Kobe Harborland
Kobe Harborland adalah kawasan tepi laut seluas sekitar 18,5 hektare yang dipenuhi sejumlah kompleks besar dengan beragam fasilitas.
Salah satu fasilitas komersialnya, Kobe Renga Soko, menempati gudang barang dari bata yang dibangun pada akhir 1890-an. Selain untuk berbelanja, tempat ini populer sebagai destinasi wisata berkat suasananya yang berkesan megah dan bernuansa mancanegara.

14. Gunung Maya
Gunung Maya memiliki ketinggian 702 m dan merupakan bagian dari Pegunungan Rokko yang terdiri atas deretan gunung besar dan kecil.
Berbagai fasilitas wisata tersebar di kawasan atas gunung. Dari kaki gunung, Anda dapat mencapainya dengan mudah menggunakan Maya Cable dan Maya Ropeway, yang bersama-sama dikenal sebagai “Maya View Line”.

15. Awaji Yumebutai
Awaji Yumebutai merupakan kompleks di bagian utara Pulau Awaji yang dirancang oleh arsitek kelas dunia, Tadao Ando.
Di lahan seluas sekitar 28 hektare ini tersebar hotel, rumah kaca, pusat konferensi internasional, toko, dan restoran. Kompleks ini juga bersebelahan dengan Taman Nasional Akashi Kaikyo.
Keseluruhannya membentuk kawasan indah yang dipenuhi pepohonan, tumbuhan, dan bunga yang berubah mengikuti musim.

16. Kobe Animal Kingdom
Kebun binatang dan kebun botani yang dapat dinikmati dalam segala cuaca ini mengusung tema interaksi.
Di dalam taman yang mereplikasi bentang alam secara realistis, Anda dapat berinteraksi dari dekat dengan hewan-hewan yang hidup dalam lingkungan hampir bebas berkeliaran.
Selain kegiatan memberi makan dan menunggang unta, tersedia pula pertunjukan yang memperkenalkan perilaku serta cara hidup hewan.

17. Kinosaki Marine World
Akuarium yang menghadap Laut Jepang ini menawarkan suasana lapang dan berbagai pengalaman seputar laut.
Ada banyak atraksi khas, mulai dari pertunjukan harian hingga area tempat Anda bisa memancing ikan aji lalu menyantapnya di sana.
Secara keseluruhan, Kinosaki Marine World memiliki 10 jenis atraksi andalan.

18. Rokko Garden Terrace
Terletak di ketinggian 880 m di Gunung Rokko, Rokko Garden Terrace merupakan tempat menikmati panorama luas dari Dataran Osaka, termasuk lanskap Kota Kobe, hingga Selat Akashi, serta pemandangan malam yang dijuluki “pemandangan 10 juta dolar”.
Di areanya tersebar berbagai titik pandang dengan ciri berbeda, seperti “Miharashi no To”, menara setinggi 11 m dengan panorama yang luas; “Miharashi no Terrace”, teras bertingkat tempat Anda bisa duduk santai sambil menikmati pemandangan; serta “Miharashi no Deck”, dek dengan pemandangan jelas ke Pegunungan Rokko dan Dataran Osaka.

19. Taman Genbudo
Taman ini memiliki sekumpulan gua batu basal dengan ciri khas rekahan teratur yang disebut “kekar kolom”. Struktur tersebut terbentuk ketika magma yang mengalir akibat aktivitas vulkanik sekitar 1,6 juta tahun lalu mendingin dan mengeras. Setelah penataan jalur pejalan kaki dan fasilitas lainnya, taman ini dibuka kembali pada 2022. Wilayah di sekitarnya termasuk dalam Taman Nasional San'in Kaigan dan juga diakui sebagai bagian dari Geopark Global San'in Kaigan yang memiliki nilai geologis penting.

Jelajahi Jalanan Penuh Pesona! 3 Kawasan Pemandian Air Panas di Hyogo
Hyogo juga memiliki kawasan pemandian air panas atau onsen dengan sejarah panjang, tempat Anda dapat melepas lelah setelah berwisata.
Selain berendam, sempatkan berjalan-jalan menikmati suasana khas kawasan onsen yang dipenuhi restoran dan toko suvenir.
1. Arima Onsen
Mata air panas yang muncul di kaki utara Gunung Rokko ini merupakan salah satu yang ternama di Kansai. Arima Onsen memiliki sejarah panjang, disebut dalam kitab “Nihon Shoki” dan “Fudoki”, serta termasuk salah satu dari tiga pemandian air panas tertua di Jepang. Banyak tokoh ternama menyukainya, mulai dari kaisar dan daimyo atau penguasa feodal, hingga penulis dan seniman. Toyotomi Hideyoshi khususnya dikenal sering datang untuk menjalani terapi berendam.
Alamnya begitu rimbun hingga sulit dipercaya bahwa tempat ini masih berada di Kota Kobe. Deretan ryokan, atau penginapan tradisional Jepang, yang ternama dan suasana khas kota pemandian air panasnya memikat para wisatawan.

2. Kinosaki Onsen
Kawasan pemandian air panas tradisional dengan sejarah lebih dari 1.300 tahun ini juga dicintai sastrawan besar seperti Shiga Naoya dan Shimazaki Toson. Terdapat tujuh sotoyu, yaitu pemandian umum di luar penginapan, dalam jangkauan 20 menit berjalan kaki. Anda dapat mengunjungi pemandian-pemandian ini sambil menyusuri jalanan yang penuh pesona.
Seluruh kawasan Kinosaki Onsen dipenuhi penginapan onsen, tempat makan, dan toko suvenir, sehingga terasa seperti satu penginapan besar.

3. Ako Onsen
Ako Onsen berada di dataran tinggi Tanjung Ako Misaki yang menghadap perairan Harima-nada, dengan panorama Laut Pedalaman Seto sebagai daya tarik utamanya. Pemandian ini tergolong baru karena mulai dibuka pada 1969, atau tahun ke-44 era Showa. Pada 2000, sumber air panas baru juga ditemukan melalui pengeboran hingga kedalaman 1.600 m.
Air panasnya mengandung garam dan kaya mineral dengan pH netral. Teksturnya terasa lembut di kulit dan mampu mempertahankan kehangatan tubuh dengan baik, sehingga dikenal pula dengan julukan “air panas pemulih kesegaran”.

Nikmati Kuliner Lezat dari Bahan Pangan Melimpah! 3 Tempat Makan Populer di Hyogo
Selain hasil laut segar, Hyogo juga kaya akan hasil pertanian dan peternakan.
Beragam bahan pangan lezat tersedia di sini, mulai dari hasil laut Pulau Awaji, daging sapi bermerek unggulan, gurita Akashi, ikan anago, jamur matsutake Tamba, hingga kepiting Tajima.
Di Kobe yang berkembang berkat perdagangan, kue-kue Barat masuk bersama budaya Barat dan kemudian membentuk budaya penganan yang khas. Karena itu, hingga kini terdapat banyak toko hidangan manis di kota ini.
Jika ingin menikmati kuliner Hyogo, sempatkan mengunjungi tiga tempat makan berikut.
1. Ocean Terrace (Pulau Awaji)
Restoran grill berpemandangan laut ini memiliki lokasi istimewa dengan Laut Pedalaman Seto membentang tepat di depannya, serta menyediakan 100 tempat duduk di teras lantai tiga.
Sambil memandangi lanskap yang berubah seiring waktu, Anda dapat menikmati daging sapi bermerek unggulan, termasuk “Awaji Beef”, yang dipilih dari sapi Tajima yang lahir dan dibesarkan di Pulau Awaji serta lolos standar ketat.

2. Patisserie Mont Plus
Di antara banyaknya toko hidangan manis di Kobe, toko ini merupakan salah satu yang ternama dan memiliki reputasi tinggi.
Produk utamanya adalah kue-kue Prancis yang disukai sang koki serta berbagai penganan yang mendapat pengaruh Prancis.

3. Ajitetsu Cabang Maiko
Terletak di Taman Maiko, restoran ini menyajikan wagyu ras Japanese Black pilihan dari seluruh Jepang, termasuk daging sapi Kobe, dalam hidangan steik, shabu-shabu, yakiniku, dan sukiyaki.
Sapi Japanese Black bersertifikat silsilah dibeli utuh oleh ahli pemilih daging, kemudian dagingnya dimatangkan secara perlahan melalui proses aging. Daging disajikan pada saat paling lezat, ketika proses pematangan telah memekatkan cita rasa gurihnya.

3 Kawasan Belanja Pilihan di Hyogo
Dari kawasan tepi laut dengan suasana lapang hingga toserba yang telah lama berdiri, Hyogo memiliki banyak tempat belanja menarik.
Berikut pilihan kawasan belanja yang paling direkomendasikan dari beragam tempat yang tersedia.
1. Kobe Harborland umie
Kobe Harborland merupakan salah satu destinasi wisata tepi laut yang mewakili Kobe.
Di kawasan inilah pusat perbelanjaan besar Kobe Harborland umie berada.
Terdapat sekitar 230 gerai yang menawarkan busana, aneka barang, dan kuliner. Bahkan ada pula bioskop.
Dengan lokasi tepi laut yang terasa lapang, Anda dapat menghabiskan sepanjang hari untuk berbelanja, bersantap, atau berjalan-jalan.

2. Daimaru Kobe
Kawasan bekas permukiman warga asing di Kobe memiliki lanskap kota bernuansa retro yang tenang.
Salah satu toserba yang mewakili kawasan ini adalah Daimaru Kobe.
Bangunannya mengusung konsep “Klasik & Modern” yang selaras dengan lingkungan sekitarnya. Koridor beratap dan lampu gas turut menghadirkan suasana berkelas yang khas kawasan bekas permukiman warga asing ini.

3. Kobe-Sanda Premium Outlets
Kobe-Sanda Premium Outlets merupakan salah satu pusat perbelanjaan outlet terbesar di Jepang bagian barat.
Dengan tema “kawasan premium yang lapang untuk orang dewasa”, kompleks ini dirancang dengan inspirasi dari Pasadena, kawasan hunian mewah di pinggiran Los Angeles.
Terdapat sekitar 210 gerai, mulai dari merek ternama dan butik multimerek populer hingga toko interior, perlengkapan olahraga, aneka barang, serta tempat makan.

3 Penginapan yang Direkomendasikan di Hyogo
Hyogo memiliki banyak pilihan akomodasi, mulai dari ryokan tempat Anda dapat berendam santai di pemandian air panas dengan dikelilingi pegunungan, hingga hotel yang menawarkan suasana berkelas.
Berikut beberapa penginapan pilihan yang paling direkomendasikan.
1. Koyokan Bettei Azare
Takedao Onsen mudah dicapai dengan mobil maupun kereta dari pusat Kota Osaka dan Kobe.
Satu-satunya penginapan di kawasan pemandian air panas ini adalah Koyokan Bettei Azare.
Dikelilingi pegunungan dengan pemandangan yang memikat di setiap musim, tempat ini menawarkan waktu bersantai dalam suasana alam yang asri untuk menikmati ketenangan khas Jepang sepuasnya.

2. Sasayama Castle Town Hotel NIPPONIA
Hotel berskala kecil ini menempati sejumlah bangunan bersejarah yang telah direnovasi dan tersebar di kawasan kota sekitar kastel di Tamba-Sasayama. Inilah hotel pertama merek NIPPONIA yang dikembangkan di seluruh Jepang oleh VMG HOTELS&UNIQUEVENUES.

3. Kobe Kitano Hotel
Penginapan perkotaan yang mengutamakan pengalaman bersantap ini berdiri menghadap Tor Road di kawasan rumah-rumah bergaya Barat Kitano.
Bangunan bata merah yang anggun ini memiliki 30 kamar dengan rancangan bergaya Inggris, masing-masing dengan karakter yang berbeda.
Hotel ini merupakan anggota Relais & Châteaux, organisasi keanggotaan nirlaba yang hanya menerima hotel dan restoran dengan pengakuan internasional.

3 Acara di Hyogo yang Patut Anda Hadiri
Berikut festival dan acara yang mewakili Hyogo.
Semuanya menawarkan pengalaman berkesan yang mencerminkan budaya Jepang maupun Hyogo.
Acara-acara ini dapat menjadi kenangan istimewa dari perjalanan Anda, jadi sempatkan hadir jika jadwalnya sesuai.
1. Kobe Luminarie
Kobe Luminarie dimulai pada 1995 sebagai acara untuk meneruskan ingatan tentang Gempa Besar Hanshin-Awaji sekaligus menjadi simbol harapan bagi Kobe. Setiap tahun, sebuah tema ditetapkan sebagai dasar rancangan berbagai karya cahaya. Komponen yang sesuai dengan desain tersebut disiapkan di Italia, lalu dibawa ke Kobe untuk dirakit oleh perajin Italia bersama staf Jepang.

2. Minato HANABI: Lima Hari Mewarnai Kobe
Acara kembang api ini dibagi ke dalam lima hari kerja pada Oktober, dengan pertunjukan selama 20 menit setiap harinya.
Melanjutkan penyelenggaraan tahun sebelumnya, acara ini digelar untuk semakin meramaikan kawasan tepi laut Kobe serta mendorong kegiatan ekonomi malam hari.
Ciri khasnya adalah “kembang api musikal”, yaitu peluncuran kembang api yang diselaraskan dengan musik dari pengeras suara besar di lokasi.

3. Nada no Kenka Matsuri
Festival tahunan musim gugur ini diadakan setiap 14 dan 15 Oktober di Kuil Shinto Matsubara Hachiman, Shirahamacho, Kota Himeji.
Festival dengan tradisi unik ini dikenal sebagai salah satu dari “tiga festival mikoshi paling garang di Jepang”. Pesertanya berasal dari tujuh komunitas di kawasan pesisir tenggara kota yang disebut “tujuh desa lama”, yang merupakan komunitas umat Kuil Matsubara. Mikoshi adalah tandu kuil yang diarak dalam festival.

Penutup
Dengan wilayah luas yang berbatasan dengan laut, Hyogo memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di berbagai daerah.
Ada begitu banyak daya tarik, mulai dari kawasan kota bernuansa mancanegara dan pemandangan malam yang termasuk terindah di Jepang, hingga kastel yang menghadirkan suasana sejarah.
Beragam pesona Hyogo mungkin membuat Anda bingung harus mulai dari mana. Sebagai langkah awal, cobalah menyusun rencana perjalanan dengan menjadikan destinasi-destinasi dalam artikel ini sebagai tujuan utama.
Setelah puas menikmati Hyogo, bagaimana jika melanjutkan perjalanan ke Tokushima yang dapat dicapai dalam 1–2 jam dengan bus antarkota melalui jalan tol?
Di Tokushima, jangan lewatkan pusaran air Selat Naruto yang mengagumkan sebagai salah satu daya tarik wisata populernya, serta Awa Odori, seni tari tradisional dengan sejarah sekitar 400 tahun.
Penulis